Cerita Denira Wiraguna di Film Dendam Arwah Penari, Termasuk Ngebut Belajar Tari Kala Syuting

Denira Wiraguna juga menjelaskan bahwa karakter Harum memiliki lapisan emosi yang cukup kompleks.

Diterbitkan 10 Oktober 2026, 10:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Denira Wiraguna menghadapi tantangan berbeda saat membintangi film horor "Dendam Arwah Penari". Selain harus mendalami karakter Harum yang memiliki luka psikologis, Denira juga dituntut menampilkan adegan tari Ketuk Tilu meski tidak memiliki dasar menari.

Denira menjelaskan bahwa karakter Harum memiliki lapisan emosi yang cukup kompleks sehingga membutuhkan pendalaman khusus. Dalam cerita, Harum awalnya digambarkan sebagai anak kampus yang menjalani kehidupan normal. Namun, sejumlah peristiwa kemudian menjadi pemicu perubahan kondisi psikologis Harum hingga membuatnya menarik diri dari lingkungan sekitar.

"Saya berperan sebagai Harum. Harum sendiri karakternya sebenarnya cukup kompleks. Jadi memang background karakter Harum sendiri tuh sebenarnya anak yang memang normal, anak kampus pada umumnya, tapi karena satu trigger dan lain hal jadi merubah sisi psikisnya Harum menjadi sosok yang introvert, gitu. Karena beberapa trigger dan beberapa konflik lainnya," jelas Denira di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2026).

Luka psikologis yang dialami Harum membuatnya semakin sulit berinteraksi dengan orang lain. Kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu dasar yang harus Denira bangun dalam penampilannya sebagai Harum.

"Jadi, karakter Harum ini sebenarnya memang seperti anak kampus pada umumnya, cuman karena beberapa obstacle dan beberapa trigger dari kejadian hidupnya, perjalanan hidupnya, jadi membuat Harum itu jadi mempunyai luka psikis yang membuat dirinya jadi menarik diri dari orang sekitar dan lingkungannya," tutur Denira.

 

 

Tantangan Emosi hingga Tari

Menurut Denira, salah satu tantangan terbesar justru terletak pada bagaimana ia menampilkan lapisan karakter Harum yang tidak seluruhnya dijelaskan dalam film. Ia harus menyampaikan luka dan emosi karakter melalui gestur serta ekspresi.

"Karakter Harum ini sebenarnya kan karakternya itu layering-nya banyak banget. Bukan cuma sebagai anak introvert saja, tapi perjalanan hidup Harum ini memang tidak diceritakan di filmnya, tapi layer-nya cukup banyak. Sebenarnya tantangan utamanya adalah itu. Gimana aku munculin si perasaan itu dan karakter si Harum tersebut gitu," ujarnya.

Selain tuntutan pendalaman karakter, Denira juga harus menjalani tantangan fisik berupa adegan tari Ketuk Tilu. Persiapannya bahkan berlangsung sangat singkat karena workshop tari baru dilakukan pada hari pengambilan gambar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Terus yang kedua, tantangan buat aku sebenarnya narinya juga. Karena memang workshop-nya tuh di hari H syuting," imbuhnya.

Halaman
Show All
m.altaf.jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan