PDIP Siapkan Rp 1,5 Miliar Bangun Rumah Tahfiz Puan Maharani di Malang

Rencana tersebut disampaikan Ketua PDI Perjuangan Jatim, Said Abdullah saat konsolidasi internal dan bantuan sosial di PDI Perjuangan Malang, Jumat (9/10/2026).

Diterbitkan 09 Oktober 2026, 21:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PDI Perjuangan berencana membangun Sekolah Tahfiz Alquran di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rencana tersebut disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, saat menghadiri konsolidasi internal dan bantuan sosial di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Jumat (9/10/2026).

Awalnya, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang berencana mendirikan Taman Pendidikan Alquran (TPQ) dan Gedung Serbaguna Puan Maharani di sebelah bangunan utama kantor partai. Namun, Said mengusulkan agar fasilitas tersebut dikembangkan menjadi sekolah tahfiz untuk mendukung pendidikan keagamaan masyarakat.

Kegiatan itu dihadiri pengurus partai dari tingkat DPC, PAC, hingga ranting. Sejumlah kader PDI Perjuangan Jawa Timur juga hadir, di antaranya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dewanti Rumpoko, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono, serta Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto.

Didik mengatakan pembangunan fasilitas pendidikan keagamaan tersebut merupakan upaya partai mendekatkan diri dengan masyarakat sekitar. Dia berharap keberadaan TPQ dapat menjadi tempat warga belajar mengaji sekaligus menjalankan ibadah.

"Kami ingin ada TPQ yang bisa menjadi tempat mengaji dan ibadah. Karena banyak kader PDIP yang juga Nahdliyin. Jadi, kami ingin mendekatkan diri dengan masyarakat sekitar kita," ucap Didik.

Said Abdullah Ingin PDIP Bangun Sekolah Tahfiz Alquran

Dalam sambutannya, Said mengubah rencana awal pembangunan TPQ menjadi Sekolah Tahfiz Alquran. Dia menilai fasilitas tersebut tidak hanya menjadi sarana pendidikan agama, tetapi juga ruang bagi kader untuk memperkuat nilai spiritual di tengah aktivitas politik.

"Sekolah Tahfiz Alquran ini menjadi salah satu upaya agar kita tidak hanya bekerja, tetapi juga mengisi hati," kata Said.

"Saya sering mengatakan kepada kawan-kawan, kita boleh bekerja, tetapi mari mengisi hati kita. Salah satu caranya adalah dengan membangun Sekolah Tahfiz Alquran," sambung pria asal Sumenep tersebut.

Said berharap sekolah tersebut dapat melahirkan para penghafal Alquran sekaligus mendorong masyarakat yang belum bisa mengaji untuk mulai belajar. Menurut dia, pembangunan fasilitas keagamaan harus memberikan manfaat yang lebih luas, bukan hanya bagi calon hafiz.

"Kita ingin melahirkan para hafiz Alquran yang baik dan membangun lingkungan yang mendukung pembelajaran agama," ucap Said Abdullah.

Puan Maharani Bantu Modal Awal Rp 1,5 Miliar

Untuk merealisasikan pembangunan tersebut, Said mengaku telah meminta izin kepada Ketua DPR RI Puan Maharani agar nama putri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri itu digunakan sebagai nama sekolah tahfiz di Kabupaten Malang. Said juga menyampaikan bahwa peletakan batu pertama direncanakan berlangsung pada hari yang sama.

"Saya menelepon Mbak Puan dan memohon izin serta perkenan beliau bahwa di Kabupaten Malang akan dibangun Sekolah Tahfiz Alquran Puan Maharani. Peletakan batu pertama akan dilakukan hari ini," kata dia.

Said kemudian mengungkapkan bahwa Puan menyatakan kesediaannya memberikan bantuan Rp500 juta untuk pembangunan sekolah tersebut. Dengan tambahan itu, modal awal pembangunan disebut mencapai Rp 1,5 miliar, sementara dana bantuan dapat diambil melalui DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

"Mbak Puan juga menyampaikan bahwa uangnya bisa diambil di DPD, baik hari ini maupun besok, silahkan," kata politisi berusia 63 tahun.

Selain membangun sekolah tahfiz, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang juga merencanakan pembangunan joglo kebudayaan dengan mengandalkan semangat gotong royong.