Status Betrand Peto Masih Klarifikasi, Polisi Periksa Visum dan Forensik ANW

Hingga saat ini status Betrand Peto masih klarifikasi atas kasus dugaan pelecehan seksual yang dituduhkan kepadanya. Baca selengkapnya di sini yuk...

Diterbitkan 09 Oktober 2026, 15:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kasus dugaan TPKS Betrand Peto masih tahap penyelidikan awal dan klarifikasi.
  • Status perkara belum naik, menunggu hasil visum dan rekam medis pelapor.
  • Penyidik mendalami aktivitas Betrand di TKP, kuasa hukum luruskan soal miras.

Liputan6.com, Jakarta - Proses hukum dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang menyeret nama Betrand Peto masih berada pada tahapan penyelidikan awal. Kuasa hukum Betrand Peto, Timothy Ezra, menegaskan pemeriksaan kliennya di Polda Metro Jaya masih dalam rangka berita acara klarifikasi.

Pihak kepolisian belum menaikkan status perkara karena masih menunggu hasil analisa rekam medis dan visum dari pelapor berinisial ANW. "Jadi statusnya ini berita acara klarifikasi. Jadi belum naik ke mana-mana. Jadi ini masih bergulir, masih ada analisa rekam medik dari si pelapor, dan juga psikologis forensik juga begitu pelapor, dan lain sebagainya, visum juga," ujar Timothy Ezra saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2026).

"Jadi kita juga masih menunggu. Jadi kemungkinan mungkin akhir Oktober ada panggilan lagi terkait dari apa, visum-visum yang tadi," sambungnya.

Penyidik Dalami Seluruh Aktivitas Betrand Peto di Lokasi Kejadian

Pemeriksaan yang berlangsung sejak siang hingga malam hari tersebut memuat 55 butir pertanyaan mendalam seputar kronologi kejadian. Timothy menyebut penyidik mendalami seluruh aktivitas kliennya saat berada di lokasi kejadian perkara.

"Intinya bagaimana Onyo sampai di situ, kenapa ke TKP, terus dan apa aja yang dilakukan dari sebelum, saat, dan sesudah sampai jam 05.00 subuh," ujarnya.

"Itulah pertanyaan-pertanyaannya. Siapa-siapa orangnya, saksi faktanya siapa aja, saksi yang meringankan siapa aja, perbuatan apa yang dilakukan dan tidak dilakukan. Jadi semuanya kita bantah. Lalu ada juga yang kita oke-kan, ada yang enggak," tambahnya.

Luruskan Soal Betrand Minum Miras di Kelab 

Pengacara juga meluruskan perdebatan mengenai aktivitas minum di kelab malam yang sempat menjadi perbincangan hangat. Pihak kuasa hukum menilai definisi mengenai kondisi mabuk memiliki takaran berbeda pada setiap individu sehingga perlu didudukkan sesuai porsinya.

"Iya, salah satunya yang tadi, salah satunya. Jadi kan memang beda kadar-kadar orang. Definisi kan, minum itu, mabuk itu definisinya beda-beda begitu semua. Jadi itu yang kita lurusin," jelasnya.

Peristiwa hukum yang tengah dihadapi ini menjadi pelajaran berharga bagi Betrand Peto dalam menata kehidupannya ke depan. Dirinya meminta doa kepada masyarakat agar proses hukum ini lekas tuntas dan menghasilkan kebenaran yang adil.

"Mungkin ini juga salah satu untuk apa biar lebih hati-hati lagi ke depannya gitu. Tapi paling penting adalah minta doanya untuk semuanya biar ini cepat selesai. Gitu," katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Avenged Sevenfold Siapkan 'Lidah' Sepanjang 12 Meter di JIS, Isyana Sarasvati Jadi Opener!

Wulan Noviarina AnggrainiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan