- Richard Lee protes keras saksi ahli BPOM terkait tuduhan penempelan stiker tanpa bukti fisik.
- Saksi ahli BPOM akui produk tidak mengandung zat berbahaya, namun Richard kritik penafsiran hukumnya.
- Tim hukum Richard Lee menuding barang bukti palsu, optimis kliennya tidak bersalah.
Liputan6.com, Jakarta - Sidang lanjutan kasus dugaan pelanggaran hak konsumen dan Undang-Undang Kesehatan yang menjerat Richard Lee kembali digelar di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (10/9/2026). Richard Lee melayangkan protes keras kepada saksi ahli dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Richard mempertanyakan dasar tuduhan penempelan stiker pada produk yang membuatnya terancam hukuman berat sesuai Pasal 435 UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Ia mempertanyakan keabsahan bukti saksi ahli yang hanya berlandaskan pengakuan penyidik tanpa dokumentasi fisik.
"Katanya, kan? Itu bukan fakta, kata penyidik! Oh, karena cerita penyidik saja, maka Anda langsung bilang bahwa saya melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 dengan hukuman 12 tahun penjara cuma kata ini?" kata Richard Lee kepada saksi di persidangan, Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (10/9/2026).
Perdebatan Richard Lee vs Saksi Ahli
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306503/original/053726500_1784881133-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_21.25.34.jpg)
Saksi ahli berkilah hanya menyimpulkan berdasarkan keterangan BAP penyidik. Namun saat ditanya siapa yang melihat langsung Richard menempel stiker, saksi ahli mengaku tak mendalami berkas acara pemeriksaan secara rinci.
Perdebatan kian meruncing ketika Richard menyinggung kandungan produk suplemen yang dipermasalahkan. Saksi ahli BPOM pun membenarkan tidak ada kandungan zat berbahaya seperti merkuri atau timbal pada produk tersebut.
Semprot Saksi Ahli di Ruang Sidang
Menilai respons saksi terlalu jauh merambah ranah vonis pidana, Richard langsung menyemprotnya di ruang sidang.
"Apakah perbuatan Richard memperdagangkan produk WT dan tambahkan stiker bla bla bla melanggar UU Kesehatan pidana penjara 12 tahun dan denda 5 miliar rupiah? Anda ini ahli apa hakim? Hakim saya aja belum memutuskan saya seperti itu loh," tegas Richard Lee.
Richard Lee meminta agar saksi ahli tetap berpegang pada koridor keilmuan farmasi dan tidak mencampuradukkan penafsiran hukum pidana yang bukan kapasitasnya.
Tudingan Barang Bukti Terindikasi Palsu
Usai persidangan, tim penasihat hukum Richard Lee, Faizal Hafied, menuding barang bukti yang diajukan ke saksi ahli BPOM terindikasi palsu dan cacat formil. Faizal menyebut barang bukti yang ditunjukkan penyidik tampak masih utuh, padahal produk yang dilaporkan sejatinya sudah dibongkar dalam siniar YouTube.
"Bukti yang dihadirkan ini, yang diperlihatkan kepada Ahli, buktinya palsu. Karena yang sudah dimiliki oleh Saudara Samira ini sudah dibuka pada saat podcast dengan Bang Densu. Harusnya sudah berkurang dua. Yang diperlihatkan kepada Ahli dari BPOM oleh penyidik adalah yang masih lengkap," beber Faizal Hafied.
Atas temuan itu, Faizal optimis tidak ada konstruksi pidana yang bisa menjerat kliennya, mengingat pelanggaran izin edar sejatinya hanya bersifat administratif.
"Kalau buktinya adalah palsu, maka no case untuk WT ini. Jadi tidak ada kasus hukum sekali, tidak ada dakwaan 435 dan lain-lain karena buktinya palsu. Sehingga dengan kepalsuan itu, semendingan seluruh keterangannya tidak diterima," tegas Faizal.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5036100/original/053632700_1733375615-Kehamilan1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345920/original/003389800_1789099395-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-11T110309.027.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9134026/original/050942300_1783073986-lestikejora_0307-HLL6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4773971/original/069282400_1710509486-Jepretan_Layar_2024-03-15_pukul_20.28.19.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342572/original/072108600_1788776192-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_8.00.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3483161/original/088606400_1623749024-arnaud-mesureur-7EqQ1s3wIAI-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341193/original/070615900_1788587329-photo_6116408067076329990_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341187/original/034872500_1788587080-photo_6116408067076329991_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339398/original/071195200_1788414214-1000851136.jpg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7750180/original/000394600_1780558306-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335175/original/002603900_1787916904-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_12.31.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333784/original/020979700_1787807052-ChatGPT_Image_27_Agu_2026__11.59.05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334715/original/005110800_1787894378-Richard_Lee_dan_tim_Pengacara.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306503/original/053726500_1784881133-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_21.25.34.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520864/original/080524300_1782448478-1000568314.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306501/original/069536400_1784881121-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_21.25.34.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520865/original/079839100_1782448478-1000568315.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8987637/original/034103100_1782988884-1000574151.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324107/original/086709100_1786690229-g_2025_08_14_r_dr_samira_doktif-20250814-003-busan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329436/original/086697900_1787280877-1200.jpg)