- Video viral Sarwendah mengambil uang dari brankas dipastikan tidak asli.
- Kuasa hukum Sarwendah mengonfirmasi video itu adalah AI, hoaks, dan fitnah.
- Penyebar video telah meminta maaf, namun langkah hukum masih didiskusikan.
Liputan6.com, Jakarta - Kuasa hukum Sarwendah, Mark Adrianus Ambarita, angkat bicara soal video yang belakangan viral di media sosial dan diduga memperlihatkan Sarwendah tengah mengambil uang dari sebuah brankas. Video tersebut sempat menuai berbagai spekulasi dari warganet di tengah proses hukum yang sedang dijalani Sarwendah dan Ruben Onsu.
Mark menegaskan, pihaknya telah melakukan konfirmasi langsung kepada Sarwendah terkait kebenaran video tersebut, dan hasilnya video itu dipastikan tidak asli.
"Berdasarkan konfirmasi kami kepada klien kami, hal tersebut: satu, tidak benar; kedua, itu bukan video asli, melainkan video AI," ungkap Mark saat ditemui di Kawasan Jakarta Selatan, Rabu (9/9).
Dianggap Fitnah, Sudah Ada Permintaan Maaf
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8473759/original/040330500_1782383463-1000568161.jpg)
Abraham Simon menambahkan, pihaknya memastikan video tersebut merupakan hoaks yang bertujuan mencemarkan nama baik kliennya. Ia menyebut Sarwendah pun telah memberikan klarifikasi langsung melalui akun media sosial pribadinya.
"Saya pastikan itu adalah hoaks, ya. Itu fitnah untuk menghancurkan nama baik klien kami dan sudah diklarifikasi juga sama klien kami sendiri di medsosnya klien kami," kata Abraham.
Ia mengungkapkan, akun yang pertama kali menyebarkan video tersebut telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di media sosialnya usai diklarifikasi. Kendati begitu, Abraham berharap masyarakat tidak lagi menyebarluaskan konten yang telah terbukti hoaks tersebut. "Kita wanti-wanti sekarang jangan sampai ada fitnah-fitnah selanjutnya, ya," tegas Abraham.
Langkah Hukum Masih Didiskusikan
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9338361/original/037854500_1788325659-0L5A7064.jpeg)
Terkait kemungkinan langkah hukum atas penyebaran video tersebut, Abraham mengaku masih perlu berdiskusi lebih lanjut dengan Sarwendah selaku kliennya, mengingat permintaan maaf dari pembuat video baru saja disampaikan. "Saya diskusikan dulu dengan klien. Yang pasti sudah ada permintaan maaf. Kita lihat apakah ini sebagai itikad baik, nanti klien yang menilai itu, ya," pungkas Abraham.
Chris Sam Siwu turut menambahkan, pihaknya berharap masyarakat luas ikut berperan menghentikan penyebaran video yang sudah jelas terbukti sebagai konten rekayasa tersebut, alih-alih ikut memperkeruh situasi dengan membagikannya kembali.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320371/original/018798600_1786347441-Stella.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3339591/original/000480600_1609737725-cek_fakta_ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9338360/original/028932600_1788325659-0L5A7142.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342572/original/072108600_1788776192-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_8.00.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3483161/original/088606400_1623749024-arnaud-mesureur-7EqQ1s3wIAI-unsplash_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341193/original/070615900_1788587329-photo_6116408067076329990_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341187/original/034872500_1788587080-photo_6116408067076329991_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339398/original/071195200_1788414214-1000851136.jpg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7750180/original/000394600_1780558306-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335175/original/002603900_1787916904-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_12.31.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333784/original/020979700_1787807052-ChatGPT_Image_27_Agu_2026__11.59.05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338633/original/080991800_1788335992-0L5A7119.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302949/original/075624200_1784614331-g_2026_06_22_r_ruben_onsu-20260622-011-kapanlagi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5301866/original/044640800_1753959317-Ruben_Onsu_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338636/original/099887600_1788335992-0L5A7160.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338851/original/014687500_1788343935-g_2024_06_14_r_ruben_onsu-20240614-022-akrom.jpg23l.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338360/original/028932600_1788325659-0L5A7142.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336295/original/054990300_1788153134-Sarwendah_dan_Thalia_dan_Thania_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5394894/original/052191200_1761643550-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327745/original/017772200_1787122451-20260819_111314_0_.jpg)