Viu Ungkap Penonton Indonesia Kian Gemari Tontonan Lokal, Ungkap Strategi Penyajian Konten

Viu mencatat terjadi pergeseran konsumsi konten pada penonton Indonesia beberapa waktu belakangan.;

Diterbitkan 02 Agustus 2026, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Konten lokal Indonesia di Viu meningkat signifikan, kini berkontribusi lebih dari 30%.
  • Viu fokus pada kualitas penceritaan konten lokal untuk menarik penonton kembali.
  • Viu merilis serial baru dan program populer untuk memperluas demografi penonton.

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah tren menarik sekaligus menggembirakan terjadi dalam platform Viu selama beberapa waktu terakhir. Yakni, konten lokal Indonesia semakin mendapat tempat di negaranya sendiri. Hal ini diungkap dalam media gathering Viu yang dihelat pada Rabu (29/7/2026). 

Head of Content Viu Indonesia, Toha Essa, menjelaskan bahwa sebelumnya, konten Korea adalah tulang punggung untuk OTT ini. "Dulu itu untuk (konten) Korea, di Viu itu konsumsinya sekitar 80 persen, sekarang dengan semakin banyak local content kontribusinya sekitar 60 persen. Local content Indonesia, saat kita ada launching ini, kontribusinya bisa di atas 30 persen," tuturnya dalam acara yang digelar di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

Ia menambahkan, "Padahal secara volume local content Indonesia masih di bawah konten Korea yang kita punya. Kemudian Chinese content stabil di 20 persenan."

Dalam kesempatan yang sama, SVOD Monetization Viu Indonesia Adisti Latief  menjelaskan bahwa salah satu strategi pihaknya dalam menyajikan konten lokal adalah penekanan pada segi penceritaan, bukan dari memiliki koleksi konten yang besar tapi tak diminati penonton. 

"Kami berkomitmen untuk menghadirkan the best of the best of storytelling dari Indonesia dan Pan-Asia. Dengan begitu banyak player yang ada saat ini, kita bergeser dari punya konten sebanyak-banyaknya, ke platform mana yang kontennya bisa membawa pengguna untuk kembali," kata dia. 

Deretan Konten Lokal yang Disiapkan Viu

Viu sendiri sudah menyiapkan sejumlah judul konten lokal yang sedang dan akan tayang di platformnya.

Pertama adalah Darah Muda yang akan tayang pada 7 Agustus mendatang. Serial 12 episode yang dibintangi Junior Roberts sebagai Kaizen dan Aisyah Aqilah sebagai Annet ini kisah romansa remaja musikal dengan hipdut, perpaduan hip-hop dan dangdut.

Toha menyebut pihaknya tertarik mengangkat elemen hipdut, karena menjadi pembicaraan hangat di media sosial. "Dan semoga ini akan bisa menjadi salah satu core kita," ujarnya, 

Serial ini mengisahkan tentang Kaizen, siswa paling populer di sekolah elite, yang kehidupannya mulai berubah ketika ia kembali bertemu Annet, gadis berjiwa bebas yang pernah melindunginya dari perundungan. Demi mendekati Annet, Kaizen diam-diam masuk ke dunia hipdut dan bergabung dengan kelompoknya yang sedang mengejar mimpi menjadi musisi viral.

Dia Perempuan Sialan

Sementara pada 10 September mendatang, Viu akan merilis Dia Perempuan Sialan. Ini adalah drama thriller delapan episode yang dibintangi Meerqeen, Caitlin Halderman, dan Hannah Delisha dan kolaborasi sineas Malaysia - Indonesia

. Cerita bermula ketika Puan Sri Asyikin menuduh pembantunya, Bulan, membunuh kucing kesayangannya. Ia menganiaya Bulan, bahkan menabraknya tanpa penyesalan.

Delapan bulan kemudian, Puan Sri meninggal secara mengerikan dan keluarganya meyakini ia telah dikutuk. Pada hari yang sama, seorang pembantu baru bernama Riska tiba di rumah itu. 

Perluas Demografi

Viu juga membawa 30 episode tayangan Lapor Pak yang dibawakan Andre Taulany dkk. Alasan memasukkan program ini dalam katalog tayangan mereka, adalah memperluas demografi penonton mereka. 

"Selain itu juga karena tayangan ini terus saja masuk menjadi Top 10 ranking tayangan di Indonesia sampai saat ini," kata Toha. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Malika Dafakeive Sesario Gandeng Arden Tiket Rilis Single Nanti Aku Cerita

Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan