Namun, elemen bebatuan, lumut, dan pohon yang tumbuh di paludarium secara strategis menyeimbangkan kemewahan tersebut dengan sentuhan alami yang earthy. Instalasi ini menjadi titik transisi yang sempurna antara ruang keluarga dan lantai atas, menunjukkan bagaimana alam dapat terintegrasi mulus dalam desain interior modern.
Kandang Hewan Custom Tema Hutan Beri Kenyamanan Kucing Peliharaan Rachel Vennya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5404224/original/033349300_1762399502-Screenshot__16533_.png)
Rachel Vennya juga menunjukkan sebuah kandang kucing yang luar biasa, ia menyebutnya sebagai Petorium. Petorium ini bukan kandang biasa, melainkan sebuah terarium besar yang dibuat custom menyerupai habitat alam dengan tema hutan.
Di dalamnya, terdapat miniatur pohon, platform menyerupai tebing batu, serta penerangan yang meniru suasana senja di alam terbuka, lengkap dengan ornamen bulan di dindingnya. Desain ini dikerjakan oleh desainer khusus Petorium untuk memastikan hewan peliharaan, khususnya kucing, mendapatkan tempat tinggal yang nyaman dan sesuai dengan nuansa rumah.
Dinding Ruang Tengah Diisi Akuarium Vivarium Megah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5404226/original/014343200_1762399524-Screenshot__16534_.png)
Di area ruang tengah, terdapat instalasi alam buatan lain yang tak kalah megah. Ini adalah vivarium atau akuarium yang didesain secara vertikal dengan landscape tebing berbatu yang ditumbuhi tanaman hias, paku-pakuan, dan lumut yang lebat. Instalasi ini berfungsi sebagai dinding pemisah di tengah rumah dan menambah elemen natural hiasan di huniannya.
Rachel Vennya menjelaskan bahwa beberapa tanaman di instalasi ini bukanlah tanaman asli, namun dipilih untuk memberikan kemudahan dalam perawatan. Fitur air terjun mini (terlihat sebagai aliran air) dan area pepohonan buatan ini sangat efektif menciptakan suasana teduh dan menenangkan. Di tempat ini juga terlihat ikan-ikan kecil yang berenang.
Kolam Renang Dilengkapi Air Terjun dan Pohon yang Sengaja Dipertahankan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5404230/original/036045300_1762399545-Screenshot__16535_.png)
Konsep alam yang matang juga berlanjut ke area luar. Halaman depan rumah terlihat sangat asri dan teduh dengan banyaknya tanaman yang ditanam berjajar rapi. Sementara itu, area halaman belakang, khususnya kolam renang, juga didesain ulang total untuk menghadirkan suasana asri setiap hari.
Kolam renang dilengkapi dengan fitur air terjun pada dinding batu yang menimbulkan suara gemericik air yang menenangkan. Rachel Vennya juga sengaja mempertahankan pohon besar, juga beberapa tanaman merambat di sekitar kursi taman juga meja untuk beristirahat.
Rachel Vennya Menyukai Nuansa Hijau yang Menenangkan di Rumah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5404231/original/024753300_1762399561-Screenshot__16541_.png)
Semua instalasi 'taman mini' ini merupakan perwujudan dari kecintaan Rachel Vennya pada nuansa hijau. Ia mengaku menyukai elemen kayu pada desain rumah.
Pohon-pohon itu dibiarkan tumbuh di tengah area duduk dan menjadi peneduh alami bagi area kolam. Menurutnya, area ini jadi salah satu yang favorit saat menghabiskan waktu di rumah bersama anak-anak.
Dengan konsep minimalis tropis ini, Rachel Vennya berhasil menciptakan hunian yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga berfungsi sebagai tempat relaksasi yang total, membuatnya betah dan mampu menjaga keseimbangan hidup di tengah kesibukan sebagai public figure.
People Also Ask
Apa itu paludarium yang ada di rumah Rachel Vennya?
Paludarium adalah sebuah instalasi ekosistem mini yang ada di area tengah rumah Rachel Vennya, tepatnya di samping tangga utama. Instalasi ini menggabungkan unsur darat dan air, menampilkan pohon bergaya bonsai, lumut, dan bebatuan, untuk menciptakan suasana hutan di dalam ruangan.
Siapa desainer interior yang merancang rumah Rachel Vennya?
Rachel Vennya menyebut beberapa pihak yang terlibat, termasuk Lakalma Studio yang merancang interior ruang keluarga dan ruang makan. Sementara itu, area kamar utama dan kolam renang dirancang oleh Angkasa Arsitek.
Mengapa Rachel Vennya memilih konsep alam untuk rumahnya?
Rachel Vennya memilih konsep alam karena ia menyukai nuansa hijau dan tanaman. Tujuannya adalah untuk menghadirkan suasana rumah yang sejuk, asri, dan menenangkan, yang ia sebut sebagai desain minimalis tropis.
Apakah Rachel Vennya suka menanam tanaman hias?
Meskipun Rachel Vennya menyukai nuansa hijau, ia mengungkapkan bahwa yang lebih telaten dalam merawat tanaman adalah ibunya. Beberapa tanaman di rumah, khususnya di area depan, dirawat oleh ibunya.
Apa saja fasilitas bertema alam di rumah Rachel Vennya?
Fasilitas bertema alam di rumahnya meliputi paludarium di bawah tangga, vivarium/akuarium dinding di ruang makan, Petorium (kandang kucing custom tema hutan), serta kolam renang dengan air terjun dan area duduk yang diteduhi pohon asli yang dipertahankan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310444/original/096202200_1785317792-cek_fakta_-_pendamping_PKH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310006/original/092233300_1785302392-Screenshot_2026-07-29_104717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5404234/original/080275300_1762399598-MixCollage-06-Nov-2025-10-12-AM-1146.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)