6 Fakta Jourdy Pranata Main Film Jodoh 3 Bujang: Mengenal Budaya Uang Panai Hingga Nikah Kembar

Jourdy Pranata bersiap dengan film baru, Jodoh 3 Bujang. Dalam film ini ia beradu akting dengan Rey Bong, Christoffer Nelwan, hingga Aisha Nurra Datau.

Diterbitkan 15 Juni 2025, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Deg-degannya luar biasa. Aku punya kebiasaan kalau jadi opening scene, day 1 slate 1 jadi kayak enggak sabaran tapi deg-degan banget. Adegan ini menggunakan aksen yang susah karena ada istilah Makassar yang dulu banget. Jadi keringat dingin,” urai Jourdy Pranata.

 

4. Arfan Syuting Bareng Dedek-Dedek Gemas?

Ini kali pertama Jourdy Pranata diarahkan Arfan Sabran. Kesan pertama syuting dengan sang sineas begitu membekas di benak Jourdy Pranata. Bintang film Kukira Kau Rumah mengatakan, Arfan Sabran pribadi sederhana sekaligus pintar.

“Mas Arfan sederhana dan pintar. Ngomong seperlunya, dengan karakter dia yang seperti itu, berkolaborasi dengan kami dedek-dedek gemas,” akunya. “Aku merasakan, dia berusaha ngeblend dengan kami. Itu sweet, jadinya mas bro gemas,” Jourdy Pranata menyambung.

 

5. Kuliner Makassar Enggak Ada Lawan

Aktor kelahiran 2 Januari 1994 itu mengenang, syuting di luar kota apalagi luar pulau selalu punya unsur magisnya sendiri. Jourdy Pranata lantas teringat sejumlah “ritual” saat syuting di Makassar dari menguatkan chemistry antrar-pemain hingga wisata kuliner.

“Syuting di luar kota selalu ada unsur magic-nya sendiri. Bagi pemain, ada waktu chemistry makin kencang karena yang kami pikirkan, syuting lalu pulang ke hotel. Secara waktu, kami lebih banyak bersama. Kulineran gas terus, Mie Titi, Palubasa, Bakso Atiraja,” paparnya.

 

6. Ketika Konflik Mencapai Leher

Jourdy Pranata juga mengenang adegan yang butuh stok energi melimpah. Salah satunya, saat Fadly ribut dengan Ahmad (Rey Bong) dan Kifli (Christoffer Nelwan). Ahmad dan Kifli sudah siap lahir batin menikah sementara Fadly boro-boro. Punya pacar saja belum.

“Ketika tiga bujang ini konfliknya mulai mencapai leher, si Ahmad dengan urgensinya. Kifli sudah dapat tekanan dari mana-mana sedangkan Fadly enggak tahu cara cari jodoh dalam kurun waktu tertentu itu bagaimana,” Jourdy Pranata mengulas.

Jodoh 3 Bujang menyapa bioskop seluruh Indonesia mulai 26 Juni 2025. Jourdy Pranata optimistis tema yang dekat dengan masyarakat akan membuat film ini disambut hangat. Ia menggambarkan Jodoh 3 Bujang dalam tiga kata, “Lucu. Budaya. Cinta.”

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan