Menggali Royalti Lagu-Lagu Titiek Puspa dan Warisannya, Petty Tunjungsari: Jangan Kayak Nagih Kredit Panci

Keluarga Titiek Puspa mengelola royalti lagu-lagunya dengan baik, menjaga warisan seni sang ibu agar tetap dihargai.

Diterbitkan 20 April 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Warisan Seni yang Dihargai

Saat ditanya tentang dampak kepergian Titiek Puspa, Petty mengungkapkan bahwa banyak orang mengekspresikan rasa duka mereka melalui lagu-lagu dan lirik yang menyentuh hati. "Kami amaze melihat kecintaan teman-teman dan kerabat yang mengekspresikan berbagai cara di media sosial, dimana mereka mengirimkan lagu dengan liriknya yang seperti pujangga," ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa Titiek Puspa telah meninggalkan kesan yang mendalam di hati masyarakat.

Selama tujuh hari setelah kepergian sang seniman, Petty mengaku banyak membaca narasi-narasi cinta kasih yang damai. "Tujuh hari ini saya membaca narasi-narasi cinta kasih yang damai sekali," kata Petty. Ini adalah bukti bahwa Titiek Puspa tidak hanya meninggalkan karya, tetapi juga cinta yang mendalam bagi banyak orang.

Petty juga mengenang obrolannya dengan ibunya semasa hidup, yang sering membahas rahasia di balik cinta luar biasa yang dituai Titiek Puspa. "Saya sering berdialog dengan almarhumah ibu saya, 'Mah, sebetulnya demi langit apa yang kau tanam?' Sehingga kami anak cucu saat ini menuai tsunami cinta kasih dari semua yang mencintai mama," tutupnya. Pernyataan ini mencerminkan betapa besar pengaruh Titiek Puspa terhadap banyak orang.

Pentingnya Melestarikan Karya

Keluarga Titiek Puspa berkomitmen untuk terus menjaga dan merawat karya-karya sang ibu. Petty menekankan bahwa royalti bukan hanya soal uang, tetapi juga tentang menghargai dan melestarikan karya seni. "Kita ingin warisan seni Titiek Puspa tetap dihargai dan dilestarikan oleh generasi mendatang," ungkapnya. Ini menunjukkan bahwa keluarga sangat menyadari pentingnya melestarikan karya seni untuk masa depan.

Dengan demikian, pengelolaan royalti yang baik dan komitmen untuk menjaga warisan seni menjadi kunci bagi keluarga Titiek Puspa. Mereka berharap agar generasi mendatang dapat menikmati dan menghargai karya-karya yang telah ditinggalkan. Ini adalah harapan yang sangat mulia untuk menjaga agar seni tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga bagian dari budaya yang terus hidup.

Dalam konteks ini, Petty berharap agar masyarakat juga ikut berperan dalam menjaga dan menghargai karya seni. "Kami ingin agar masyarakat tidak hanya menikmati lagu-lagu tersebut, tetapi juga memahami perjalanan dan usaha yang telah dilakukan oleh Titiek Puspa dalam menciptakan karya-karyanya," tutup Petty.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan