Ibunda P Diddy Tak Terima Anaknya Dirujak Habis-habisan: Dia Bukan Monster Seperti yang Digambarkan Orang

Ibunda Diddy sakit hati melihat anaknya jadi bahan tertawaan dan cemoohan.

Diterbitkan 07 Oktober 2024, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ini bukan pertama kali Janice pasang badan untuk anak. Sebelumnya, ia jadi salah satu penjamin agar Diddy bisa keluar dari tahanan, tapi permohonan ini ditolak hakim.

Perjalanan Kasus Diddy

Seperti diketahui, Diddy ditangkap di New York, AS, pada 16 September waktu setempat. Dalam dakwaan yang diperoleh pihak media, Diddy dituduh melakukan kejahatan seksual dalam rentang satu dekade, dari konspirasi pemerasan, perdagangan seks, dan keterlibatan dalam prostitusi.

Sejumlah wanita yang jadi korban dalam kejahatan ini, seringkali direkam. Dalam dokumen federal, disebutkan bahwa Diddy menggelar hal yang disebut sebagai “Freak Off.” Ini adalah (maaf) pertunjukan seks yang berlangsung selama berjam-jam hingga berhari-hari.

Jaksa menyebut Diddy tak jarang memberikan obat-obatan kepada para korban, yang bertujuan membuat mereka menurut. Ia juga dituduh menggunakan organisasi kriminal—yang secara kolektif disebut sebagai Combs Business—dengan kedok perusahaan korporat.

Diddy menggunakan karyawannya untuk memfasilitasi berbagai kegiatan. Polisi mengamankan barang bukti termasuk narkoba, senjata api dan amunisi, hingga lebih dari seribu botol baby oil dan cairan lubrikasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan