Asrama Polisi di Semarang Kebakaran, Penyebabnya Diduga Kelalaian

Sedikitnya 12 kepala keluarga (KK) yang tinggal di kawasan tersebut terdampak dan harus kehilangan tempat tinggal.

Diterbitkan 07 September 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran melanda kompleks Asrama Polisi (Aspol) Polsek Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (5/9/2026). Sedikitnya 12 kepala keluarga (KK) yang tinggal di kawasan tersebut terdampak dan harus kehilangan tempat tinggal.

Api dengan cepat membakar sejumlah rumah di kompleks hunian yang berada di kawasan Kota Lama Semarang. Kepulan asap hitam terlihat membumbung dari lokasi kejadian.

Penghuni rumah berhamburan menyelamatkan diri. Bersama anggota kepolisian dan warga, mereka berupaya mengeluarkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi juga dipindahkan untuk menghindari kobaran api. Ambulans milik Samsat Semarang Utara termasuk kendaraan yang dikeluarkan dari kawasan asrama.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi mengatakan seluruh penghuni yang terdampak berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

“Untuk korban sementara belum ada. Dari 12 KK ini semuanya adalah korban kebakaran, tidak ada korban meninggal dunia ataupun luka-luka,” ujar Heri.

 

Api Dikendalikan

Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 14.43 WIB. Kobaran api sempat mengancam rumah-rumah lain karena bangunan di kompleks tersebut berdiri cukup berdekatan.

Petugas pemadam kebakaran bersama anggota kepolisian dan warga berjibaku memadamkan api agar tidak menjalar ke bangunan lain. Setelah lebih dari satu jam penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB.

Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Tantri Pradono membenarkan kebakaran rumah hunian di kompleks Aspol Polsek Semarang Utara tersebut.

“Kejadian kebakaran rumah huni di Aspol Polsek Semarang Utara masih dalam proses penanganan,” ujar Tantri, Sabtu (5/9/2026).

 

12 KK Mengungsi

Setelah api padam, penghuni rumah yang terdampak harus mencari tempat tinggal sementara. Sebagian dari mereka ditampung di aula yang berada tidak jauh dari kompleks asrama, sedangkan lainnya memilih tinggal di rumah keluarga masing-masing.

Polisi masih mendata rumah-rumah yang terdampak untuk mengetahui tingkat kerusakan dan menghitung total kerugian materiil.

Terkait penyebab kebakaran, polisi belum menyimpulkan secara pasti. Dugaan sementara mengarah pada kelalaian, tetapi penyidik masih memeriksa lokasi untuk mengetahui sumber api dan faktor pemicunya.

“Hasil penyelidikan mungkin karena kelalaian. Tapi kita belum tahu akibatnya karena apa, kita masih dalam penyelidikan,” jelas Heri.

Kompleks Aspol Polsek Semarang Utara diketahui dihuni sekitar 70 KK yang tersebar di 12 RT. Kepadatan bangunan membuat api berpotensi menjalar ke rumah-rumah lain, tetapi petugas dan warga berhasil mengendalikan kobaran sehingga tidak meluas ke seluruh kawasan asrama.