P Diddy Diancam Gugatan Baru dari 120 Orang, Pengacara Penggugat Bakal Bongkar Keterlibatan Pesohor

Pengacara 120 terduga korban Diddy menyebut ada banyak nama yang akan membuat orang terkejut.

Diterbitkan 02 Oktober 2024, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ditambahkan, "Meskipun demikian, Tuan Combs dengan tegas dan pasti, menolak setiap tuduhan yang salah dan mencemarkan nama baiknya, mengenai klaim bahwa ia telah melakukan pelecehan seksual terhadap siapa pun, termasuk anak di bawah umur."

Dakwaan Diddy

Seperti diketahui, Diddy ditangkap di New York pada 16 September waktu setempat. Dalam dakwaan yang diperoleh pihak media, Diddy dituduh melakukan kejahatan seksual dalam rentang bertahun-tahun, dari konspirasi pemerasan, perdagangan seks, dan keterlibatan dalam prostitusi. Sejumlah wanita yang jadi korban dalam kejahatan ini, seringkali direkam.

Dalam dokumen federal, disebutkan bahwa Diddy menggelar hal yang disebut sebagai “Freak Off.” Ini adalah (maaf) pertunjukan seks yang berlangsung selama berjam-jam hingga berhari-hari.

Jaksa menyebut bahwa Diddy tak jarang memberikan obat-obatan kepada para korban, yang bertujuan membuat mereka menurut.

Ia juga dituduh menggunakan organisasi kriminal—yang secara kolektif disebut sebagai Combs Business—dengan kedok perusahaan korporat. Diddy dituduh menggunakan karyawannya untuk memfasilitasi berbagai kegiatannya. Polisi mengamankan barang bukti termasuk narkoba, senjata api dan amunisi, hingga lebih dari seribu botol baby oil dan cairan lubrikasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan