Penjelasan dan Teori soal 6 Karakter Antibodi, Tokoh Penting di Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams

Sebagai informasi, artikel ini mengandung spoiler atau bocoran serial Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams.

Diterbitkan 16 Juni 2024, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Setelah menyingkap misteri yang ia hadapi, Rania tak hanya mampu merasuk dalam tubuh orang lain, tapi juga mengontrolnya.

3. Wahyu (Lukman Sardi)

Wahyu adalah nelayan kerang yang seumur hidupnya mengumpulkan uang untukmencari ibunya yang hilang di Arab Saudi. Suatu hari Wahyu secara tak sengaja memotret penampakan bidadari yang membuat ia terkenal di kampungnya, bahkan dianggap sebagai orang “pintar”.

Wahyu berbeda dengan sejumlah member Antibodi yang lain. Ia tak secara langsung memiliki dendam kepada Agarthan yang menyerang orang-orang tersayang, seperti Panji dkk. Namun Wahyu menjadi penerima pengetahuan dari Supreme Being, membuatnya tergerak untuk bertindak menyelamatkan umat manusia.

Episode "Encounter" sendiri memiliki setting paling jauh, yakni Jakarta tahun 1985. Karena itu, sejauh ini diprediksi Wahyu adalah Antibodi pertama.

 

4. Dewi (Sita Nursanti)

Dewi sebetulnya lahir di keluarga yang cukup berada,tapi ia memilih hidup melarat dengan suami tercinta, Bandi (Kiki Narendra). Hanya Bandi yang menghilang secara misterius membuat hubungan keduanya merenggang. Sampai akhirnya Dewi tahu tentang apa yang terjadi pada sang suami.

Kekuatan Dewi, berkaitan dengan keinginannya yang kuat untuk mencari-cari keberadaan sang suami. Kekuatan pikirannya ini, diduga menjadi cara para Antibodi akhirnya dapat ditemukan dan berkumpul, seperti yang terjadi dalam episode "Hypnotized." Episode ini juga memperlihatkan kekuatan pikiran Dewi, berupa hipnotis. 

5. Ali (Fachri Albar)

Ali, seorang ayah yang jujur dan bertanggung jawab atas kehidupan keluarganya, tapi terimpit beban ekonomi. Saat kondisi terjepit, terpaksa jalan pintas ia ambil: menghipnotis orang untuk dikuasai hartanya.

Namun senjata makan tuan, ia justru masuk dalam perangkap Dewi yang menghipnotisnya, sebelum akhirnya berhasil lepas dari mengambil alih kontrol dirinya.

Dewi kemudian menyatakan bahwa hal ini membuktikan Ali memiliki kekuatan seperti dirinya, dan mengajaknya masuk Antibodi. Karena itu, dalam adegan pertarungan, Ali dan Dewi diperlihatkan bekerja sama dalam memperlihatkan kekuatannya. 

6. Valdya (Asmara Abigail)

Valdya adalah gemologist atau pakar batu-batu permata yang menelusuri hilangnya sang kakak setelah melamar di sebuah PO. Box misterius.

Belum ada penjelasan apa pun mengenai kekuatan Valdya. Tapi karakter Laksmi, maupun fokus episode "P.O. Box" yang menceritakan karakter Valdya, berkali-kali menekankan bahwa ia memiliki mata yang bagus.

Apakah ini petunjuk soal kekuatannya? Entah. Namun yang jelas, di pengujung episode ketujuh ia mengungkap kesediaan untuk bergabung dengan Antibodi.

"Let's kick their a**," kata Valdya.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan