CEO Miss Universe Indonesia 2023 Diduga Bertanggung Jawab Kasus Body Checking, Berikan Perintah Langsung

National Director MUID Poppy Capella kecam segala bentuk pelecehan di Ajang Miss Universe Indonesia 2023.

Diperbarui 16 Oktober 2023, 19:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Poin keempat bahwa kami tegaskan kembali pada saat Klien kami mengambil foto secara zoom-in sudah izin dari 5 peserta finalis MUID 2023 yang memiliki tato dan bekas luka tersebut dan telah disetujui juga. Setelah itu setiap hasil dari foto zoom-in tersebut diperlihatkan kembali kepada 5 peserta finalis MUID 2023 yang memiliki tato dan bekas luka tersebut secara masing-masing atau tersendiri dan hasilnya pun juga disetujui oleh 5 orang secara masing-masing atau tersendiri," tambah David.

Fakta

David pun menegaskan poin kelima bahwa terdapat fakta setelah selesai kegiatan fitting gaun dan sudah tidak ada lagi para peserta finalis MUID 2023 di bilik atau tempat fitting gaun, CEO MUID 2023 yakni Saudara Eldwen masuk ke dalam bilik atau tempat fitting gaun dan menanyakan kepada klien kami tentang hasilnya.

Salah satu pertanyaannya adalah “siapa yang banyak tatonya?”, selanjutnya ada beberapa pertanyaan yang lainnya dan seharusnya tidak perlu diucapkan oleh atasan klien kami yakni Eldwen selaku CEO MUID 2023, yang mana jelas-jelas merendahkan harkat dan martabat wanita atau peserta finalis MUID 2023.

"Poin keenam bahwa dalam percakapan atau komunikasi antara Klien kami dengan atasannya CEO MUID 2023 yakni Saudara Eldwen, Klien kami tidak menunjukkan hasil foto atau gambar zoom-in atau secara dekat tersebut, hanya melaporkan lisan saja. Kami memiliki alat buktinya," jelas David.

David mengungkapkan poin ketujuhnya bahwa sangatlah tidak benar jika CEO MUID 2023 yakni Eldwen tidak ada di tempat pada saat pelaksanaan fitting gaun, kami memiliki bukti-bukti yang kuat. Selanjutnya poin terakhir atau kedelapan yang disampaikan David menyatakan bahwa CEO MUID 2023 yakni Eldwen yang harus bertanggung jawab secara keseluruhan pelaksanaan atau penyelenggaraan MUID 2023.

"Klien Kami hanyalah bawahannya dari CEO MUID 2023 yakni Saudara Eldwen dan Klien kami sangatlah dijebak untuk melaksanakan Body Check. Kami bisa buktikan jika Klien kami sebagai bawahannya hanya bisa mematuhi dan melaksanakan perintah. Jadi, Klien kami tidak dapat ditetapkan sebagai tersangka, apalagi sampai ditahan oleh penyidik Polda Metro Jaya," tutup David Pohan.

 

Mencabut

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dialami beberapa finalis Miss Universe Indonesia (MUID) 2023 telah memasuki penyelidikan dan penyidikan di Polda Metro Jaya. Dugaan skandal pelecehan seksual dalam gelaran Miss Universe Indonesia 2023 itu pun berbuntut panjang. Akibat insiden tersebut, Miss Universe Organization akhirnya mencabut lisensi Miss Universe Indonesia yang dimiliki Poppy Capella.

Pemberitaan di sejumlah media pun menyudutkan nama Poppy selaku National Director Miss Universe Indonesia. Poppy merasa tersudut dengan adanya pemberitaan dugaan skandal seksual di ajang kontes kecantikan tersebut.

Sebelumnya, Poppy diketahui pernah mengeluarkan pernyataan resmi pada 12 Agustus 2023 lalu. Poppy menyatakan bahwa dirinya menentang segala bentuk kekerasan, pelecehan seksual, dan ia sangat prihatin dan simpati terhadap sesama kaum wanita yang mengalami pelecehan.

Poppy menyatakan, ia tidak akan kompromi terhadap segala bentuk kekerasan seksual. Poppy pun menjelaskan bahwa dirinya sebagai National Director sekaligus pemilik izin MUID, tidak pernah terlibat sama sekali, tidak pernah mengetahui, menyuruh, ataupun mengizinkan siapapun untuk melakukan tindak kekerasan seksual atau pelecehan seksual melalui body checking. 

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan