8 Kelakuan Lizzo yang Di-spill Dancer hingga Sutradara Filmnya: Dituding Toksik hingga Lakukan Fat Shaming dan Pelecehan

Citra Lizzo sebagai sosok dengan pesan body positivity, dituding cuma kedok belaka. Kata orang-orang ini, ia aslinya berperilaku toksik.

Diperbarui 03 Agustus 2023, 15:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dalam dokumen, Lizzo disebut mempertanyakan komitmen sang dancer dalam tur, yang dikaitkan dengan kenaikan berat badan Arianna.

“Ada kesan bahwa [Arianna] mesti menjelaskan soal kenaikan berat badannya dan mengungkap detail pribadi dalam hidupnya demi mempertahankan pekerjaannya.”

 

4. Bos Toksik?

Lizzo diklaim telah menyuburkan atmosfer toksik di lingkungan kerjanya. Pada April lalu ia diklaim menuduh tim dancer minum-minum sebelum tampil. Crystal Williams juga dipecat setelah mempertanyakan tuduhan ini. PHK ini disebut demi memotong bujet, tapi tak ada penari lain yang mengalami nasib serupa selain dirinya.

Arianna Davis juga dipecat gara-gara merekam sesi latihan. Arianna mengaku melakukan ini demi latihan, karena saat itu ia mengalami gangguan pada matanya. Namun ia justru dimarahi Lizzo di depan tim dancer dan langsung dipecat.

5. Sikap Lizzo Saat Ada yang Resign

Noelle Rodriguez mengungkap bahwa tak menyukai cara Arianna Davis dipecat, dan saat ia mengajukan pengunduran diri ia mengklaim juga mendapat perlakuan tak menyenangkan.

Lizzo disebut mengepalkan tangannya dan berteriak, “You're lucky. You're so f**king lucky!'"

“Lalu saat Lizzo keluar ruangan, ia mengangkat kedua jari tengahnya dan berteriak, “Bye, bit*h!”

 

6. Soal Diskriminasi dan Bayaran

Dilanir dari BBC, para penggugat juga menuduh Lizzo dan tim produksi Big Grrrl Big Touring (BGBT) tidak membayar mereka secara adil selama tur Eropa sang penyanyi.

Mereka mengatakan bahwa mereka hanya ditawari 25 persen dari gaji mingguan saat tidak tampil dalam tur. Lizzo dan BGBT disebut lebih suka para penari mencari pekerjaan lain saat sang penyanyi rehat dari tur.

Member dance crew yang berkulit hitam juga merasa mendapat diskriminasi, dan sering dituduh malas, tak profesional, dan berkelakuan jelek.

7. Arogan

Sineas Sophia Nahli Allison yang sempat digaet untuk menggarap dokumenter Love, Lizzo juga ikut "bernyanyi" dengan membuat cuitan di Twitter.

Pada 2019, aku sempat bepergian bersama Lizzo sebagai sutradara film dokumenternya. Aku mundur setelah dua minggu. Aku diperlakukan dengan sangat tak hormat olehnya,” kata dia.

Sophia menyebut Lizzo sebagai sosok yang arogan, narsistis, hanya memikirkan diri sendiri, dan tak baik.

 

8. Bermuka Dua

Sophia juga menuding Lizzo membangun reputasinya sebagai seorang wanita kulit hitam dengan kecintaan terhadap diri, sebagai penuh kebohongan.

“Aku sangat bersemangat mendukung dan melindungi seorang wanita kulit hitam lewat sebuah dokumenter, tapi dengan cepat aku menyadari bahwa citra dan pesan yang ia sampaikan ternyata cuma topeng yang dipilih seksama.”

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan