Selama di Bali, Pinkan Mambo mengaku bahwa ia sempat nyaris menjadi gelandangan lantaran membawa uang dalam jumlah sedikit hingga akhirnya habis. Ia juga mengaku sempat berharap putrinya menjual ponsel yang harganya 10 juta rupiah untuk menyambung hidup adik-adiknya namun ditolak MA.
"Kemarin (beberapa waktu lalu) saja saya hampir jadi gelandangan di Bali hanya untuk menemui MA terus dia enggak mau ketemu. Uang saya habis, akhirnya saya jual mobil 150 juta (rupiah). Saya tiga hari enggak ada makanan dan minuman," ujar Pinkan Mambo mengutip kanal YouTube Intens Investigasi, Senin (31/7/2023).
"MA pegang HP (harganya) 10 juta (rupiah) untuk makan juga enggak ada dia. Aku bilang, 'Kamu jual dululah HP-nya biar kita bisa ada makanan. Bayi-bayi kan kasihan.' Dia bilangnya, 'Enggak, enggak mau jual'," ujar Pinkan Mambo.
"Jadi, saya cuma nangis saja. 'Udah enggak apa-apa, kamu suka HP itu kamu pakai saja'," ujar Pinkan mengulang kata-kata yang pernah disampaikan kepada putrinya.
Â
3. Pinkan Mambo Membiayai Hidup MA Sejak Masih Bayi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4246261/original/037293400_1669880322-WhatsApp_Image_2022-12-01_at_14.17.36.jpeg)
Pinkan Mambo juga pernah mengklaim bahwa sejak ia bercerai dari suami pertama, Sandy Sanjaya, hanya dirinya yang menafkahi MA dari bayi merah hingga beranjak dewasa. Siang malam mencari nafkah, Pinkan Mambo mengaku tak bisa memantau anak-anaknya selama 24 jam penuh.
"Sejak saya cerai dengan suami saya yang papa aslinya M, hanya saya, Pinkan Ratnasari Mambo, yang membiayai hidup M dari bayi merah sampai besar begini. Hanya saya yang membiayai," Pinkan Mambo menjelaskan, pada kesempatan yang sama.
"Sampai saya waktu itu enggak punya uang saya masih ingat, saya pinjam ke keluarga. Pinjam 50 ribu buat makan, karena anak kita banyak. Keluarga cuma bilang. 'Bukan urusan saya.' 'Oh ya bukan urusan kamu.' Saya cuma nangis saja," ujarnya lagi.
Â
4. Pinkan Mambo Masih Repot Urus Adik-adiknya MA yang Masih Kecil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4243393/original/024910900_1669703859-Pinkan_4.jpg)
Pinkan Mambo juga mengisyaratkan bahwa dirinya kewalahan saat mengetahui MA menyampaikan pernyataan soal pelecehan di podcast. Pinkan pun langsung teringat pada nasib adik-adik MA yang masih sangat kecil dan tak mau kegiatan mencari nafkah terganggu oleh pernyataan MA.
"Sangat-sangat kecewa makanya saya sudah nangis empat hari. Saya pun enggak berani nonton MA ngomong apa, karena saya enggak mau ngeracunin hati saya," terang Pinkan Mambo kepada wartawan di Jakarta, awal pekan ini.
"Saya kan harus cari uang setiap hari. Anak saya kan pampersnya berapa, susunya, semua kan dibayar pakai duit. Enggak bisa dibayar dengan berdoa doang," sambung Pinkan.
Â
5. Pinkan Mambo Membela MA Atas Kasus Pelecehan serta Usir Suami yang Berujung Dipenjara
Kepada jurnalis di Jakarta pekan ini, Pinkan Mambo juga menyatakan, seorang ibu pasti menyayangi anaknya. Pinkan Mambo pun mengklaim bahwa ia membela MA sebagai korban pelecehan seksual di hadapan hakim.
"Pasti seorang ibu sayang anak, pasti. Jadi yang mau saya bilang, itu salah total kalau saya enggak membela dia karena suami saya sudah dihukum itu atas saya bela M di pengadilan," kata Pinkan Mambo yang merasa nasibnya bagai sudah jatuh tertimpa tangga ditabrak truk.
"Makanya saya sudah serahkan kepada negara yang terbaik bagaimana. Saya merasa dirugikan di sini karena selama dia di dalam, saya tiga tahun membesarkan anak lima. Anak saya bukan M saja," sambung Pinkan.
Selain itu, pada beberapa pernyataan, Pinkan Mambo juga mengaku telah mengusir suaminya dari rumah tak lama setelah MA curhat soal pelecehan yang dilakukan ayah tirinya. Namun pada akhirnya suami Pinkan divonis bersalah berdasarkan laporan dari MA dan ayah kandungnya (mantan suami Pinkan), Sandy Sanjaya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3568123/original/014857700_1631288142-210910_infografis_mengenal_8_fungsi_keluarga_P.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
![Pinkan Mambo [Instagram/pinkan_mambo]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/uJJv1xahqiNyiuWU67c3DDB1mpQ=/0x35:1079x643/1280x720/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4221293/original/090190100_1668054274-126324357_862875887585647_6211337984715838797_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111027/original/077801500_1783052609-AP26183730218725.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111051/original/091108400_1783054834-063_2284419230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262484/original/068324800_1781816932-AP26169744189345-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706226/original/084990600_1782782102-mahrez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102311/original/030973200_1783041297-063_2284405483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5707855/original/084223100_1778591733-pinkan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5701851/original/032885200_1778582527-IMG-20260512-WA0031.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5700901/original/037631200_1778581171-IMG-20260512-WA0030.jpg)