Ghaniyya Ghazi Luncurkan Album Perdana Sambil Kuliah di Amerika Serikat

Ghaniyya Ghazi yang juga terdaftar sebaga mahasiswa di Berklee College of Music, Boston, Amerika Serikat, sedang menggarap album baru yang akan diluncurkan tahun ini.

Diperbarui 29 April 2022, 22:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ghaniyya Ghazi Derisa Yuzareta atau yang dikenal dengan Ghaniyya Ghazi, merupakan salah satu musisi muda asal Jakarta, Indonesia yang tengah dalam masa produktif. Hingga kini, sudah ada beberapa lagu dan EP yang sudah dirilis di sepanjang kariernya.

Bahkan, kini Ghaniyya Ghazi sedang menggarap album baru yang akan diluncurkan pada tahun ini. Ia sedang menyiapkan album berjudul Transitions yang berisi lagu-lagu favorit ciptaannya sendiri, termasuk “DuDuDu”.

Karya baru Ghaniyya ini terinspirasi dari perjalanan awal ia pindah ke Amerika Serikat. Banyak hal baru yang ia pelajari serta hal baru yang tidak pernah dijalani sebelumnya, baik itu dari sisi emosional, situasi, maupun secara fisik.

Hal-hal itu mendukung perjalanan Ghaniyya selama di Amerika Serikat dan menjadi sesuatu yang amat berarti. Ia juga merasa hal tersebut harus disalurkan dalam sebuah karya yang kelak diciptakan olehnya sendiri.

 

 

Acara Kampus

Mengisi waktu di luar penggarapan album baru, Ghaniyya Ghazi turut menjadi salah satu dari tiga vokalis kakak kelasnya di acara kampusnya, Berklee Indonesian Night 2022: Back To The Future.

Acara yang tayang pada Sabtu, 23 April 2022 ini memiliki tayangan ulang yang dapat disaksikan di media sosial Ghaniyya serta Berklee Indonesia.

Ghaniyya saat ini sedang menjalankan studinya di Berklee College of Music, Boston, Amerika Serikat. Ghaniyya mengambil jurusan songwriting karena selama ini semua karya yang telah ia rilis, liriknya ditulis oleh Ghaniyya sendiri.

Dari hobinya yang senang membaca novel dan menonton film menghasilkan sebuah kalimat-kalimat yang diolah menjadi sebuah lagu oleh Ghaniyya.

 

 

Kelas Favorit

Selama Ghaniyya menjalankan kuliahnya sampai saat ini, ia sangat menyukai kelas lyric writing. Ia bercerita bahwa kelas tersebut biasanya memberikan tugas tiap minggunya. Saat pertemuan pada kelas tersebut, setiap mahasiswa memperlihatkan karya-karya yang telah dibuat oleh mereka.

Lalu mahasiswa serta dosen pada mata kuliah tersebut membuat ruang diskusi dari hasil karya yang telah dibuat oleh mahasiswa-mahasiwa tersebut.

It’s so meaningful and helpful for me to develop the lyrics of the song I was going to make. Di situ kita gak harus baca novel tapi pikiran kita akan langsung terbuka dengan mendengar karya dari temen-temen kita dan juga dari hasil diskusinya itu,” tutur Ghaniyya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Ghaniyya juga merasa senang bisa menjalankan pendidikannya di Berklee, ia merasa orang-orang di sana melihat seni lebih dalam dan bisa lebih saling mengapresiasi terhadap karya-karya yang telah dibuat oleh Ghaniyya sendiri maupun teman-temannya.

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan