Sukses

Beberkan Pengalamannya ke Tim Penyalin Cahaya, Hannah Al Rashid Merasa Terkecoh

Liputan6.com, Jakarta Aktris Hannah Al Rashid rupanya menjadi salah satu pihak yang dihampiri tim film Penyalin Cahaya sebagai nara sumber untuk kepentingan skenario film yang ditulis oleh sutradara Wregas Bhanuteja dan Henricus Pria.

Hal itu diungkapkan sendiri oleh Hannah Al Rashid dalam hasil tulisannya di rangkaian utas Twitter melalui akun milik aktris film The Night Comes for Us tersebut, @HannahAlrashid, baru-baru ini.

Istri dari Nino Fernandez ini mengemukakan perasaan kecewa dengan adanya isu seputar kru Penyalin Cahaya yang diduga menjadi pelaku pelecehan seksual. Pasalnya, selama proses pengembangan, Hannah mengaku telah menceritakan semua pengalaman pahitnya selama menjadi korban pelecehan.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Merasa Hancur

"Merasa hancur dengan adanya berita ini sejak aku mengetahuinya. Sebagai penyintas, yang ikut berbagi pengalaman pribadi dalam proses awal film ini, sangat memilukan dan membingungkan mendengar berita ini," tulis Hannah menyampaikannya dalam bahasa Inggris.

Hannah lalu menyatakan betapa pentingnya isu ini untuk diangkat ke layar lebar dan memuji niat baik hampir semua tim Penyalin Cahaya untuk mengubah sudut pandang masyarakat seputar kasus pelecehan seksual.

Namun dengan adanya isu yang mengejutkan seputar kru film Penyalin Cahaya, Hannah merasa bahwa hal-hal seperti itu menjadi pelajaran berharga agar lebih diperhatikan lagi ke depannya.

 

3 dari 5 halaman

Klarifikasi

Hannah lantas mengklarifikasi bahwa ia bukanlah bagian dari tim penulis Penyintas Cahaya. Namun begitu, ia merasa terkecoh saat menceritakan segala pengalamannya untuk kepentingan film yang mengangkat isu pelecehan seksual tersebut.

 

4 dari 5 halaman

Sekadar Berbagi Wawasan

"Tapi pertama-tama, izinkan aku mengklarifikasi, aku bukan bagian dari tim penulis PC. Aku didekati untuk berbagi beberapa wawasan sebagai seseorang dari industri film yang mengadvokasi masalah ini," tulis Hannah menjelaskan.

"Mengetahui bahwa aku membagikan pengalaman pribadi kepada seseorang yang terduga pelaku sangatlah menyebalkan. Aku masih mencoba memproses," lanjutnya.

 

5 dari 5 halaman

Sikap Rumah Produksi

Lewat akun Instagram terverifikasi, Rekata Studio dan Kaninga Pictures selaku rumah produksi, merilis pernyataan sikap dengan menghapus nama seorang kru yang dilaporkan terkait dugaan pelecehan seksual.

Mengecek daftar credit title Penyalin Cahaya yang akan dirilis di Netfix pada 13 Januari 2022, tak ada nama Henricus Pria Setiawan di deretan prosisi penulis skenario. Hingga kabar ini diungkap, masih belum diumumkan secara gamblang siapa kru Penyalin Cahaya yang diduga pelaku pelecehan seksual di masa lalu.