Senator AS Elizabeth Warren Minta Trump Ungkap Penghasilan Kripto 2026

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump diminta memaparkan secara detil mengenai pendapatan yang didapatkan dari kripto oleh Senator AS Elizabet Warren.

Diterbitkan 19 Juli 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Senator Amerika Serikat (AS) Elizabeth Warren menuntut Presiden AS Donald Trump mengungkapkan penghasilan dari kripto pada 2026. Hal ini setelah pengajuan federal menunjukkan penghasilan sebesar US$ 1,4 miliar atau Rp 25,11 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.940).

Mengutip crypto.news, ditulis Minggu, (19/7/2026), dalam surat pada Kamis pekan ini, Elizabeth Warren meminta Trump merilis detil mencakup penghasilan kripto antara 1-15 Januari 2026. Ia memberi presiden waktu hingga 23 Juli 2026 untuk memberikan informasi tersebut secara sukarela sementara Senat mempertimbangkan thee Digital Asset Market Clarity Act.

Pengungkapan keuangan Trump pada 2025, yang diajukan pada 30 Juni berdasarkan aturan yang ditetapkan oleh the US Office of Government Ethics atau Kantor Etika Pemerintah AS, mencantumkan penghasilan yang terkait dengan Official Trump (TRUMP) dan World Liberty Finansial, perusahaan kripto keluarganya.

Menurut Warren, pengajuan itu menimbulkan kekhawatiran tentang pejabat terpilih yang membentuk undang-undang yang dapat memengaruhi nilai kepemilikan mereka.

“(Pengungkapan keuangan Trump) menimbulkan pertanyaan penting tentang kepatutan presiden, wakil presiden, pejabat senior pemerintahan, anggota kongres, dan keluarga mereka yang mengambil keuntungan dari industri kripto, tepat ketika Senat AS sedang membahas undang-undang struktur pasar kripto yang berpotensi meningkatkan nilai kepemilikan kripto Anda,” demikian seperti dikutip dari crypto.news.

Warren mengaitkan tuntutan pengungkapkan dengan pemungutan suara Clarity berdasarkan aturan pengungkapan saat ini, Trump tidak perlu menyerahkan laporan tahunan 2026-Mei2027. Warren menginginkan informasi itu dirilis lebih awal karena senator sedang mengerjakan undang-undang yang akan menetapkan aturan federal untuk kripto.

Dalam suratnya, Warren menilai, menyetujui Clarity tanpa aturan etika yang tegas dapat menguntungkan Trump dan keluarganya secara finansial.

“(Tanpa) pengaman yang memadai, Clarity akan mempercepat konflik kepentingan presiden yang signifikan dan hampir pasti meningkatkan nilai kepemilikan kripto miliknya dan keluarganya,” tulis Warren.

Menanggapi kekhawatiran serupa selama wawancara 2 Juli, Trump menegaskan tidak ada yang ilegal dan tidak ada yang salah dengan menghasilkan uang dari investasi kriptonya saat menjabat sebagai presiden.

 

Respons Gedung Putih

Juru bicara Gedung Putih Anna Kelly juga menolak klaim konflik kepentingan. Menurut Kelly, aset Trump disimpan dalam rekening diskresioner yang dikelola oleh lembaga keuangan pihak ketiga independen, sehingga presiden tidak memiliki kendali langsung atas aset tersebut.

Pemimpin Mayoritas Senat John Thune mengatakan, Senat akan melakukan pemungutan suara terhadap RUU struktur pasar kripto sebelum para senator meninggalkan Senat untuk masa kerja mereka di bulan Agustus. Pengesahan membutuhkan 60 suara, yang berarti Partai Republik membutuhkan dukungan dari beberapa anggota Partai Demokrat.

Beberapa senator Demokrat secara terbuka menolak untuk mendukung RUU struktur pasar tanpa ketentuan etika yang jelas. Beberapa anggota parlemen secara khusus menyebutkan kepentingan kripto Trump ketika menjelaskan penentangan mereka, menjadikan perselisihan tersebut sebagai hambatan potensial bagi legislasi.

 

Kewajiban Trump

Sementara Senat sedang menegosiasikan versinya, subkomite aset digital Komite Layanan Keuangan DPR mengadakan sidang lapangan tentang Clarity di Kota New York pada Jumat. DPR telah mengesahkan RUU tersebut pada Juli 2025, tetapi setiap versi yang diamandemen dan disetujui oleh Senat perlu dikembalikan ke majelis rendah.

Ketua Komite Layanan Keuangan DPR, French Hill, menggambarkan legislasi struktur pasar kripto sebagai "prioritas bipartisan" bagi Kongres. Namun, tidak ada anggota parlemen Demokrat yang hadir dalam sidang hari Jumat.

Debat Senat sekarang menempatkan pendapatan kripto Trump di samping pertanyaan yang belum terselesaikan tentang pengawasan federal dan etika politik. Batas waktu 23 Juli yang ditetapkan Warren secara hukum tidak mewajibkan presiden untuk menanggapi, tetapi kepatuhan akan mengungkapkan pendapatan kripto terbarunya beberapa bulan sebelum pengajuan wajib berikutnya.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.