Mayat Misterius Tinggal Kulit dan Kerangka Ditemukan di Pantai Lampung Selatan

Ombak besar mengikis gundukan tanah berisi mayat.

Diterbitkan 19 Juli 2026, 17:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Warga Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan digegerkan penemuan mayat tanpa identitas yang terkubur di pesisir pantai, Sabtu (18/7/2026). Kondisi jenazah sudah membusuk hingga hanya menyisakan kulit dan kerangka.

Korban laki-laki. Saat ditemukan, jasad mengenakan celana panjang berwarna biru, sementara bagian tubuh lainnya telah mengalami pembusukan berat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Liputan6.com, mayat tersebut pertama kali ditemukan seorang warga yang sedang mencari kayu di sekitar pantai sekira pukul 11.20 WIB.

Penemuan bermula ketika ombak besar diduga mengikis pasir yang menutupi jasad sehingga sebagian tubuh korban terlihat di permukaan.

Warga yang mengetahui temuan tersebut segera melaporkannya kepada Kepala Desa Legundi. Informasi kemudian diteruskan kepada Camat Ketapang dan Posko Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Ketapang.

Kepala Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah mengatakan, pihaknya mengerahkan personel ke lokasi begitu menerima laporan.

"Begitu menerima laporan dari Camat Ketapang terkait penemuan mayat tanpa identitas di Desa Legundi, anggota Posko Damkar Ketapang langsung bergerak menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi," kata Rully, Minggu (19/7/2026).

Dia menjelaskan, personel berangkat dari Posko Damkar Ketapang sekira pukul 11.30 WIB dan tiba di lokasi 15 menit kemudian.

Menurut Rully, hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi jenazah sudah tinggal kulit dan kerangka sehingga identifikasi secara kasat mata sulit dilakukan.

"Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, kondisi jenazah sudah dalam keadaan tinggal kulit dan kerangka sehingga cukup sulit untuk dilakukan identifikasi secara visual," jelasnya.

Selanjutnya, petugas bersama unsur terkait mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda untuk proses autopsi dan identifikasi.

"Untuk kepentingan identifikasi dan penyidikan, jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda guna dilakukan autopsi. Kami juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam penanganan kasus ini," ucapnya.

Identitas korban maupun penyebab kematiannya masih belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan sembari menunggu hasil autopsi untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.