Kronologi Penemuan Mayat Wanita Terikat di Lampung

Berawal dari kecurigaan tetangga yang melihat rumah korban tanpa penerangan dalam dua hari berturut-turut.

Diterbitkan 13 Juli 2026, 13:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Lampung - Misteri rumah yang gelap selama dua hari di Desa Sawojajar, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, berakhir tragis. Seorang perempuan bernama Safitri alias Eni (56), ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Sabtu malam (11/7/2026).

Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan menjelaskan, kecurigaan bermula ketika tetangga korban, Kokom Satun, melihat rumah korban tanpa penerangan sejak Jumat malam.

Kokom kemudian menghubungi adik korban, Baskoro, agar mengecek kondisi sang kakak. Namun saat itu telepon korban tidak aktif.

Keesokan harinya kondisi rumah masih gelap. Baskoro kemudian meminta bantuan kerabatnya untuk mendatangi rumah korban.

"Sesampainya di lokasi, para saksi berkali-kali mengetuk pintu depan namun tidak mendapat jawaban. Saat mengecek bagian belakang rumah, salah seorang saksi mencium bau busuk dan melihat pintu belakang dalam keadaan terbuka," katanya, Senin (13/7/2026).

Ketika mengintip ke dalam rumah, saksi melihat tubuh korban tergeletak di dekat meja makan dalam kondisi terikat. Mereka kemudian berteriak meminta pertolongan warga sebelum melaporkan kejadian itu ke polisi.

AKBP Deddy Kurniawan mengatakan petugas mengamankan sejumlah barang bukti saat melakukan olah TKP.

Barang-barang tersebut antara lain satu bilah arit, pisau dapur, dua palu, gergaji kayu, tali rafia, pakaian dalam, kain kecil, dompet, cincin emas, buku sertifikat tanah, serta kartu keluarga milik korban.

Selain itu, polisi mendapati kondisi kamar dan dapur rumah korban dalam keadaan berantakan. Sepeda motor Honda Beat Deluxe milik korban juga dilaporkan hilang.

"Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban ditemukan dalam kondisi telah membusuk, tangan dan kaki terikat menggunakan tali rafia, mulut diikat kain putih, serta tubuh korban hanya mengenakan baju dan celana dalam," sebutnya.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban karena masih menunggu hasil autopsi.

Saat ini Satreskrim Polres Lampung Utara masih menyelidiki dugaan tindak pidana yang menyebabkan korban meninggal dunia sekaligus menelusuri keberadaan sepeda motor korban yang hilang dari lokasi kejadian.

Â