Kisah Ari Izam, Pernah Raih Golden Ticket D'Academy 4 tetapi Pilih Jadi MUA

Alih-alih mengejar mimpinya menjadi penyanyi dangdut, Ari memilih memenuhi komitmen kepada klien.

Diterbitkan 19 Juli 2026, 16:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nama Ari Izam kini dikenal sebagai salah satu Makeup Artist (MUA) profesional sekaligus influencer di industri kecantikan Indonesia. Pria asal Lampung itu berhasil membangun karier gemilang dengan jutaan pengikut di berbagai platform media sosial, membuktikan bahwa kerja keras dan konsistensi mampu mengubah mimpi menjadi kenyataan.

Di balik kesuksesannya, ternyata Ari Izam pernah memiliki kesempatan untuk berkarier di dunia tarik suara. Melalui unggahan di media sosial, terungkap bahwa ia sempat mengikuti audisi Dangdut Academy 4 pada 2017 dan berhasil membawa pulang golden ticket setelah tampil di hadapan King Nassar, Beniqno, dan Inul Daratista sebagai juri.

Saat itu, Ari masih berstatus mahasiswa sekaligus mulai menekuni profesi sebagai MUA. Kesempatan emas untuk tampil di panggung Dangdut Academy harus ia relakan lantaran jadwal siaran langsung berbenturan dengan pekerjaan merias pengantin yang telah dipesan klien sejak tiga bulan sebelumnya.

Alih-alih mengejar mimpinya menjadi penyanyi dangdut, Ari memilih memenuhi komitmen kepada klien. Di usia 20 tahun, ia mengaku bukan tidak ingin tampil sebagai artis di panggung besar, tetapi lebih memilih menjaga kepercayaan orang yang telah menggunakan jasanya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by ARI IZAM (@ariizam)

Kisah Awal Karier

Perjalanan Ari Izam sebagai MUA dimulai sejak 2011. Meski menempuh pendidikan di bidang komputer, ia justru menemukan passion di dunia tata rias. Penghasilan yang diperolehnya dari merias saat itu bahkan lebih menjanjikan dibanding pekerjaan lain yang dijalaninya.

"Itu hitungannya dari jam tiga subuh, setengah enam (pagi) sudah kelar dapat 300 ribu. Saya MC seharian dapat 200 ribu," ungkap Ari Izam.

Melihat peluang tersebut, Ari memutuskan fokus membangun karier sebagai makeup artist. Ia terus mengasah kemampuan dengan mengikuti berbagai pelatihan dan workshop di Jakarta demi meningkatkan kualitas serta profesionalismenya.

"Dari situ lah mutuskan untuk terjun (MUA). Kalau sudah terjun, harus fokus. Saya kursus ke Jakarta, ikut workshop dan sebagainya," jelas Ari Izam.

Viral di Media Sosial

Tak hanya mengembangkan kemampuan merias, Ari juga aktif membagikan ilmunya melalui media sosial. Ia telah memiliki kanal YouTube sejak 2014 dan perlahan membangun komunitas hingga akhirnya kembali memperoleh penghasilan dari Google Adsense.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Tapi sempat keputus (adsense). Baru 2017 dapat lagi, waktu itu masih di bawah 100 ribu subscribers. 2018 awal baru dapat silver play button," ungkapnya. Popularitas Ari Izam semakin melejit pada 2020 setelah video transformasi makeup seorang nenek berusia 60 tahun menjadi tampak seperti perempuan berusia 20 tahun viral di media sosial. Video berjudul "NENEK VIRAL!! Umur 60 TAHUN Jadi PENGANTIN (SUPER CANTIK) Umur 20 Tahun!" tersebut ditonton lebih dari 1,62 juta kali pada Juli 2020 dan menuai beragam komentar dari netizen. "Komen-komen negatif ada, tanggapin santai aja," kata Ari Izam. Keahlian Ari dalam menghasilkan transformasi wajah yang drastis membuatnya dikenal memiliki kemampuan makeup yang luar biasa. Ia menggunakan sejumlah teknik khusus, mulai dari lem kertas toxic free untuk menutupi tekstur alis hingga makeup correcting base guna menyamarkan flek hitam sehingga hasil riasan tampak lebih halus dan natural.

Halaman
Show All
Umar Syarifuddien SjadjaahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan