Sukses

Ibunda Laura Anna Gelar Pengajian 7 Hari, Sang Kakak Wujudkan Harapan Mendiang Berbagi Kado Natal

Liputan6.com, Jakarta Meninggal dunia pada 15 Desember 2021 di usia 21 tahun, jenazah Laura Anna dikremasi keesokan harinya. Abu tulang almarhumah disimpan dalam guci dan disemayamkan di rumah keluarga selama 40 hari.

Sementara abu lainnya akan ditebar di lautan di Ancol Jakarta Utara. Ibunda Laura Anna, Amelia, membeberkan, setelah 40 hari, abu tulang belulang Laura Anna akan diantar ke rumah abu dan menetap di sana.

Amelia menyebut ini sesuai dengan keinginan ayah Laura Anna. Sang ayah ingin putrinya “pulang” dulu selama 40 hari ke rumah. Pihak keluarga menyepakati keputusan ini.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

2 dari 5 halaman

Papanya Bilang

“Mungkin karena pas dibawa (ke rumah sakit) terus tiba-tiba dia enggak ada. Papanya bilang, biar dia pulang dulu ke rumah. Papanya mau dia pulang dulu ke rumah,” kata Amelia.

Melansir dari video interviu di kanal YouTube KH Infotainment pada Kamis (16/12/2021), Amelia menyebut putrinya sangat cantik seperti boneka Barbie sebelum dikremasi.

3 dari 5 halaman

Cantik Kayak Barbie

“Cantik ya kayak Barbie karena pas lahir juga sama itu anak mungil banget kayak Barbie. Keingat tuh waktu Tante mandikan, kok (cantik) kayak boneka,” imbuhnya dengan mata berkaca.

Laura Anna telah pergi, namun kenanangan manis dan kebaikannya menetap di hati. Setelahnya, Amelia akan mengirim doa kepada Laura Anna lewat pengajian 7 harian.

 

4 dari 5 halaman

Pengajian 7 Hari

“Karena Laura Kristen, Tante muslim, jadi nanti tujuh hariannya secara muslim di rumah,” beri tahu Amelia. Begitulah keluarga Laura Anna merawat toleransi dan menghargai perbedaan.

Amelia pun mendukung rencana Laura Anna semasa hidup yakni menyisihkan uang untuk membeli mainan dan boneka lalu diberikan kepada anak-anak yang kurang mampu sebagai kado Natal. 

5 dari 5 halaman

Bagi Kado Natal

“Natalan ini mau bagi-bagi boneka dan mainan, itu Irene (kakak Laura -red) yang mengurusi. Wish list-nya ada di Irene,” urai Amelia seraya menyebut Laura punya daftar harapan yang ingin diwujudkan akhir tahun ini.

Berbagi kado Natal kepada anak-anak kurang mampu salah satunya. Amelia bersyukur meski telah tiada, semangat kebaikan putrinya tetap ada. Keluarga bertekad mewujudkan dan meneruskannya.