Liputan6.com, Jakarta Namanya Leani Ratri Oktila. Sejak usia 8 tahun, ia mengenal badminton dan berlaga di arena nasional sejak 1999. Laman Wikipedia menyebut, pada 2011, kecelakaan sepeda motor mengakibatkan kaki kirinya mengecil. Tragedi itu merenggut impiannya menjadi atlet Nasional.
Namun bukan Leani namanya jika tak berhasil merebut kembali mimpi besarnya. Dipindah ke kelas disabilitas tidak membuat semangatnya melempem. September 2021, ia menggasak tak hanya satu melainkan 2 emas Paralimpiade Tokyo 2021.
Dua medali emas dari cabor badminton dipersembahkan Leani Ratri Oktila ke pangkuan Ibu Pertiwi yang puasa emas Paralimpiade selama 41 tahun. Sejarah mencatat namanya dengan tinta emas. Berikut 6 potret Leani Ratri Oktila.
Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
1. Sejak 2013
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3561818/original/054125400_1630824771-Leani_Ratri_Oktila_1.jpg)
Lewat akun Instagram terverifikasinya, Leani Ratri Oktila memperkenalkan Khalimatus Sadiyah sebagai, “Partner double since 2013. Mohon doa ya semuanya.” Unggahan pada 2 September 2021 ini dibanjiri doa warganet. “Semangat2,” cuit selebgram Defri Juliant.
Akun @sdtulfitriya_ menyahut, “Tadi malam mimpi Indo bawa pulang emas, semoga dapat!” Benar saja, Leani dan Khalimatus mengalahkan Cheng Hefang/Ma Huihui dua set langsung dengan skor 21-18 dan 21-12. Medali emas pertama untuk Indonesia diraih.
2. Sejak 2016
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3561819/original/069171300_1630824771-Leani_Ratri_Oktila_0.jpg)
“Partner mix double since 2016, mohon doa ya semuanya,” cuit Leani Ratri Oktila menyertai foto bersama Hary Susanto di Yoyogi National Stadium. “Terima kasih sudah berjuang sampai sejauh ini kita yakin kalian bisa raih,” seru @rafindrareyhan di kolom komentar.
Usaha dan doa mengantar Hary/Leani meraih emas kedua Paralimpiade Tokyo 2020. Duet maut ini melibas pasangan Prancis, Lucaz Mazur/Faustine Noel pada partai final, dua set langsung dengan skor 23-21 dan 21-17. Bangga banget!
3. Bareng Senior Sekaligus Partner
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3561820/original/084664100_1630824771-Leani_Ratri_Oktila_3.jpg)
Bagi Leani, Hary Susanto senior sekaligus partner di lapangan yang mengajarkan banyak hal dari pentingnya tanggung jawab, saling percaya hingga fokus ke tujuan. Ia tak bosan mengingatkan dan menegur ketika Leani berbuat salah.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317472/original/091873000_1786014229-IMG_3312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320374/original/084584100_1786347702-Screenshot_2026-08-10_130418.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307902/original/001690200_1785120590-Pjs_Gubernur_BI_Destry_Destry_Damayanti-27_Juli_2026d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3561797/original/061504300_1630821167-Leani_Ratri_Oktila_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3550118/original/073316600_1629820398-Logo_paralimpik.jpg)