Sukses

Komedian Kathy Griffin Sakit Kanker, Setengah Paru-Paru Kiri Akan Diangkat

Liputan6.com, Los Angeles - Kathy Griffin terkejut bukan kepalang begitu divonis dokter menderita kanker paru. Kabar ini lantas ia bagikan di Instagram, Senin (2/8/2021).

Aktris Hollywood ini juga mengungkap tindakan medis yang akan segera dijalaninya. "Aku harus mengatakan sesuatu kepada kalian. Aku sakit kanker. Aku akan menjalani operasi pengangkatan setengah paru-paru kiriku," tulisnya.

Peraih dua piala Emmy ini menambahkan, "Ya, aku sakit kanker paru-paru walau tak pernah merokok!"

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Stadium Satu

Wanita 60 tahun ini menjelaskan bahwa yang ia derita adalah kanker stadium satu. Karena itu, dokter optimistis penyakitnya ini bisa diatasi dengan operasi.

"Semoga tak perlu kemo atau radiasi setelah ini, dan pernapasanku bisa berfungsi normal," kata dia penuh harap. Griffin juga optimistis bisa kembali beraktivitas sekitar sebulan, atau malah kurang, setelah operasi.

3 dari 5 halaman

Nasihat Kathy Griffin

Sang komedian mengungkap ia bersyukur sudah menjalani vaksinasi Covid-19. Tanpa suntikan vaksin, risiko yang dihadapinya bisa lebih gawat.

Terakhir, Kathy Griffin mengajak publik untuk lebih serius memperhatikan kesehatan. "Tolong perbarui riwayat medical check up kalian. Ini akan menyelamatkan nyawamu," ia memungkasi unggahannya.

4 dari 5 halaman

Baru Tahu

Setelah unggahan ini, ia juga sempat diwawancara oleh tayangan Nightline, membicarakan tentang penyakitnya. Salah satu yang diungkap adalah ia baru mengetahui penyakitnya ini dua minggu lalu.

5 dari 5 halaman

Saudara Meninggal karena Kanker

"Aku masih sedikit kaget. Bukannya berusaha menyangkal, tapi kadang sekali dalam sehari--walau enggak ada orang di sampingku--aku bakal ngomong, 'Kamu percaya ini enggak sih? Ini si*l*n banget atau apa?'" tuturnya.

Sebelum dirinya, sejumlah anggota keluarganya juga sempat berjuang melawan kanker. Pada 2014, saudara lelakinya meninggal dunia karena penyakit ini, disusul saudarinya tiga tahun kemudian dengan penyebab serupa.