6 Klarifikasi Ustaz Yusuf Mansur Dicap Sombong Pilih-pilih Pendonor Darah, Nangis Ngaku Banyak Dosa

Ustaz Yusuf Mansur mengklarifikasi tudingan sombong karena pilih-pilih pendonor darah. Di tengah klarifikasi, suaranya bergetar lalu menangis.

Diterbitkan 24 Juli 2021, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pekan ini, ustaz Yusuf Mansur menyita perhatian masyarakat Indonesia. Ayah Wirda Mansur dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto Jakarta lantaran kadar hemoglobinnya anjlok ke level 5.

Transfusi darah yang pertama tak mampu mendongkrak kadar hemoglobin. Pada tranfusi darah selanjutnya, hemoglobin melesat menjadi 10,3 berkat hadirnya sejumlah pendonor darah untuk ustaz Yusuf Mansur.

Masalah muncul saat suami Siti Maemunah “menyeleksi” para pendonor hingga tersisa empat. Tindakan ini dinilai sebagian orang bentuk kesombongan. Yusuf Mansur lantas mengklarifikasi. Berikut 6 poin klarifikasi sang ustaz.

 

1. Semula Mengira Kena Covid-19

Ustaz Yusuf Mansur merasa ada yang tak beres di tubuhnya, dua hari jelang Iduladha. Bintang film Kun Fayakuun merasa gampang lelah. Ia sempat menduga kena Covid-19 lagi.

“Jalan capai, makin lama makin capai lagi. Duduk saja capai, duduk berdiri doang nih, sikat gigi capai. Maaf ya, cebok buang air besar capai. Kok mirip-mirip Covid-19 begitu. Tapi, saya periksa PCR (hasilnya) negatif,” kata Yusuf Mansur.

 

2. Ternyata Hemoglobin Kronis

Seorang dokter merekomendasikan Yusuf Mansur mengecek d-dimer di laboratorium. Pada 19 Juli 2021, ia menjalani pemeriksaan. Keesokan harinya, hasil tes dirilis dan rupanya ada masalah dalam darahnya.

“Kalau terlambat gawat, nih harus transfusi. Alhamdulillah, jadi kalau sehatnya sih sudah, cuma ini lagi diteliti kenapa kok bisa punya HB kronis begitu. Turunnya pelan-pelan, tahu-tahu ini keadaan yang bahaya,” Yusuf Mansur memaparkan.

 

3. Pejelasan Mengapa Pilih-pilih

Terkait tudingan pilih-pilih pendonor, Yusuf Mansur menyebut dalam Al-Qur’an dibahas bahwa setiap sel tubuh manusia punya kulit yang bisa bersuara, berbicara, bersaksi atas izin Allah pada hari ini maupun hari akhir nanti.

“Ini salah satu hikmahnya nanti kita akan bikin besar-besaran donor penghafal Al-Qur’an, orang-orang yang ahli puasa, ahli dakwah, anak-anak yang berbakti kepada orangtua, santri-santri remaja, guru-guru Al-Qur’an. Karena di dalam darahnya ada memori dan rekam jejak,” ujarnya.

 

4. Diledek dan Dikomentari Julid

Yusuf Mansur bukan tak mendengar cibiran yang menyebutnya sombong. “Saya tahu saya diledekin sama beberapa orang. Dijulidin tapi, ya ini sains kok dan tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada semua, yang mendonorkan darah. Itu sudah pasti orang baiklah,” katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“Kalau bukan orang baik enggak mungkin mendonorkan darah. Enggak mungkinlah. Kalau enggak bersih, enggak mungkin, deh. Tapi kita perlu nih tambahan (syarat) lagi,” urainya lewat pesan suara yang diterima Showbiz Liputan6.com, Sabtu (24/7/2021).

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan