Resensi Friendsgiving: Rayakan Thanksgiving dengan Menerima Getirnya Hidup dan Cela Para Sahabat

Friendsgiving merefleksikan geng perempuan yang kehidupan para anggotanya bukan apa adanya melainkan ambyar adanya.

Diterbitkan 13 November 2020, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jeff yang flamboyan tampak “cacat” setelah keceplosan hidup dari uang yayasan amal yang didirikannya. Mereka berkumpul di meja makan yang sama. Lalu kita melihat geng ini melakukan penerimaan diri atas getirnya hidup dan cela sahabat.

Nyaris tak ada karakter yang mengundang simpati. Mantan pacar Molly memang karismatik namun riwayat masa lalunya agak sedikit bikin ilfil. Tampaknya, Nicol Paone hendak berceramah bahwa tak ada manusia sempurna di muka bumi ini.

Problem Karakter Pendukung

Justru ketidaksempurnaan inilah yang membuat manusia memenuhi fitrahnya. Satu kesalahan dibuat, kita maklumi dan maafkan, lalu perbaiki. Itulah yang terjadi pada Molly dan sahabat-sahabatnya.

Friendsgiving dengan tema yang dekat dengan hidup mudah kita terima. Sedikit kritik untuk film ini, karakter yang dihadirkan kebanyakan. Akibatnya, dengan durasi 90 menit Nicol Paone agak kewalahan memberi panggung ke sejumlah pemeran pendukung.

Jangan kaget jika ada sejumlah tokoh useless atau kehadirannya kurang esensial. Sebut saja Rick, Brianne, Claire, Gus, dan Denim. Hadir untuk menyemarakkan suasana namun saat situasi menggenting, entah mereka ada di mana. Mungkin pulang tanpa sepengetahuan kita.

 

Cerai Lima Kali

Sejumlah karakter juga tampak tak berkembang mengikuti sinematografi yang jarang beranjak ke mana-mana. Helen, misalnya. Wajar jika Helen ugal-ugalan mengingat ia punya riwayat lima kali cerai.

Sejujurnya kami berharap dalam kondisi krisis, ia menunjukkan naluri keibuan untuk mendukung anak dan cucu. Kami tak melihatnya di sini. Satu-satunya kebaikan Helen bisa jadi menyiapkan makan saat semua masalah telah teratasi.

 

Pertemanan Kekinian

Di luar plus minusnya, Friendsgiving potret nyata pertemanan kekinian. Dalam sebuah circle, pasti ada yang menyebalkan, sok sempurna, emosional, kesepian lalu mencari pelarian, dan tim hore. Nicol menghadirkan mereka di sini secara riil.

Ditonton kala luang, Friendsgiving sangat mungkin membangkitkan suasana hati yang berantakan. Dialognya diwarnai kata-kata kasar sampai ada yang dibisukan. Beberapa adegan tampak polos. Saking polosnya sampai diburamkan. Siap-siap ketawa dan terhibur dengan geng Molly. Yuk!

 

Pemain: Malin Akerman, Kat Dennings, Jack Donnelly, Aisha Tyler, Jane Seymour, Deon Cole, Ryan Hansen

Produser: Haroon Saleem, Ben Stiller, Nicholas Weinstock, Malin Akerman

Sutradara: Nicol Paone

Penulis: Nicol Paone

Produksi: Red Hour Films

Durasi: 1 jam, 35 menit

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan