Europe Ciptakan Klimaks di Panggung Volcano Rock Festival Boyolali

Europe tampil memukau di Volcano Rock Festival di Boyolali

Diterbitkan 13 Mei 2018, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Boyolali - Dan, intro kibor Mic Michaeli yang terkenal itu menjadi awal dari akhir penampilan memukau Europe di Volcano Rock Festival, Sabtu (12/5) malam. Lagu "The Final Countdown" yang dipilih grup asal Swedia itu sebagai penutup konser mereka menjadikan ajang yang digagas Bupati Boyolali, Seno Samodro, ini berakhir klimaks.

Pasalnya, memang lagu yang dirilis tahun 1986 ini yang sedari awal ditunggu sekitar 15 ribu penonton yang memadati Stadion Pandan Arang, venue Volcano Rock Festival. Tak pelak, suara koor penonton pun bergemuruh menggetarkan stadion saat Joey Tempest, sang vokalis, melafalkan kalimat, "It's the final countdownnnn....."

"We want more...we want more...we want more...." penonton berteriak usai lagi berakhir. Namun, apa daya, konser telah berakhir.

Lima personel Europe: Michaeli, Tempest, John Norum (gitar), John Leven (bass), dan Ian Haugland (drum) telah menghampiri bibir panggung, mengucap salam dan gestur perpisahan."Thank you Boyolali...It's beautiful..se you soon," Tempest berteriak, sebelum mengajak personel Europe lainnya menghilang ke balik panggung.

Total, Europe memainkan 19 lagu malam itu, plus solo drum dari Ian Haugland. Termasuk satu lagu insrumental "Vasastan" yang memamerkan kepiawaian jemari John Norum dengan gitarnya.

Sepanjang kurang lebih satu setengah jam, Europe tampil memukau. Tak hanya dari sisi musikalitas, penampilan para personel juga terlihat elegan, dengan masing-masing menggenakan busana dan jas serbahitam.

Europe mengawali konser dengan lagu "Walk the Earth" yang jadi titel album terakhir mereka. Konser mereka di Volcano Rock Festival ini juga merupakan bagian dari tur album yang dirilis Oktober 2017 itu.

Selain lagu "Walk the Earth", dari album ini mereka juga memainkan "The Siege", yang video klipnya baru dirilis pekan lalu.

Rock the Night

Namun, adrenaline penonton baru benar-benar menggelegak saat mereka memainkan lagu "Rock the Night". Maklum, lagu ini juga sempat sangat populer di Indonesia karena satu dengan "The Final Countdown".

Menariknya, di lagu ini, Europe memasukkan potongan lagu Aint Talkin' Bout Love milik Van Halen. Aransemen musiknya pun jadi kaya, keren sekali.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Trik seperti ini kembali mereka ulangi di lagu "Superstitious" di lagu ke-12. Di tengah-tengah lagu, mereka menyisipkan potongan lagu "Here I Go Again" milik Whitesnake. Usai lagu "Rock the Night" berturut-turut mereka menggeber "Scream of Anger", "Danger on the Track", serta "Sign of the Times". Namun, di sela-sela lagu, tak lupa Tempest mencoba berkomunikasi dengan penonton. "Matur Suwun....Boyolali...," ujarnya dalam bahasa Jawa.

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan