Sukses

Mengemis, Ayah Marshanda Tetap Jadi Kebanggaan Anak-anaknya

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria bernama Irwan Yusuf diamankan P3S Dinas Sosial Jakarta Selatan saat sedang mengemis di jalanan. Menurut keterangan warga, Irwan adalah ayah kandung dari artis cantik Marshanda.

 Irwan Yusuf, ayah Marshanda (Liputan6.com/Rizky Aditya Saputra)

Kabar ini tentunya langsung menghebohkan jagat hiburan Tanah Air. Banyak yang tidak percaya dengan pemberitaan tersebut sampai pengakuan keluar langsung dari mulut Marshanda.

Bintang sinetron Bidadari itu pun langsung mengunjungi sang ayah yang kini berada di panti sosial. Didampingi kekasihnya, Egi John, Marshanda tak malu mengakui Irwan sebagai ayah kandungnya.

Marshanda justru mengaku bangga memiliki Irwan sebagai ayahnya. Bagi Marshanda, bagaimana pun keadaannya saat ini, Irwan adalah ayah kandung yang sangat disayanginya.

"Papaku orang baik. Dia ngga menipu, ngga meremehkan orang lain, jadi kalo berita seperti ini tentang papa keluar di media saya ngga ngerasa kaget, miris, ataupun malu. Saya menghormati papa seperti apapun dia. Sama halnya dengan bagaimana saya menghormati mama saya," ujar Marshanda di Instagram.

 Setelah dua tahun kehilangan kontak dengan ayahnya, Irwan Yusuf, Marshanda akhirnya bisa ketemu kembali. Bangga bisa kembali bertemu, meski kondisi ayahnya minim. (Deki Prayoga/Bintang.com)

Ibu satu anak itu juga mengunggah foto lamanya bersama sang ayah. Dalam foto yang diambil beberapa tahun lalu itu, Irwan tampak jauh lebih bersih dan tampan jika dibandingkan sekarang.

"Nyari foto aslinya tapi udah ilang, jadi pake foto dari hasil googling Segala sesuatu akan indah pada waktunya. Dan hal ini ngga cuma berlaku untuk orang-orang yang beruntung secara materi, jabatan, sukses karir, atau hal lainnya yang superficial," ungkapnya.

 Marshanda dan Irwan Yusuf [foto: instagram/marshanda99]

Kejadian ini pun memberikan pembelajaran sendiri bagi Marshanda. Janda Ben Kasyafani ini yakin tidak ada satu pun manusia yang terlahir sempurna. Semua orang punya hak untuk dicintai dan dihormati, apa pun status dan jabatannya.

"Kita dilahirkan untuk tujuan yang nggak jauh dari cinta. We are born for a great purpose. Karena Allah SWT sayang sama semua hamba-Nya. Sebersih atau sekotor apapun badan orang itu di bumi saat ini, setebel atau setipis apapun dompet dan jumlah kartu kreditnya hari ini.. Kita semua sama. Kita semua berhak dihormati, diterima, dan disayangi.
#iamGreatbcosMyparentsAreWhoTheyAre #duludansekarang," tulisnya. (Eka/fei)

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS