Stinky Retak

STINKY di ambang keretakan. Andre sang vokalis mengatakan Ndhank Surahman Hartono dan Helman Maulana, dua dari lima personel grup yang berdiri pada 1992 ini berniat cabut. Sebaliknya Ndhank dan Nano justru mempertanyakan sikap Andre yang diam-diam menyetujui kontrak Rp 150 juta dengan PT Indo Semar Sakti untuk album ke-enam plus pembuatan video klip mereka. Padahal, semula personel Stinky, termasuk Edy Suryo Triputrianto (drum) dan Irwan Batara (bas), mematok harga kontrak Rp 250 juta. "Kam...

Diterbitkan 10 September 2003, 13:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
STINKY di ambang keretakan. Andre sang vokalis mengatakan Ndhank Surahman Hartono dan Helman Maulana, dua dari lima personel grup yang berdiri pada 1992 ini berniat cabut. Sebaliknya Ndhank dan Nano justru mempertanyakan sikap Andre yang diam-diam menyetujui kontrak Rp 150 juta dengan PT Indo Semar Sakti untuk album ke-enam plus pembuatan video klip mereka. Padahal, semula personel Stinky, termasuk Edy Suryo Triputrianto (drum) dan Irwan Batara (bas), mematok harga kontrak Rp 250 juta. "Kami mau ada keterbukaan dari mereka, ini seperti sembunyi-sembunyi [menyetujui kontrak]," kata Ndhank. Menurut Andre, produserlah yang berhak menentukan harga mereka. "Mau menawarkan 10 juta saja sudah sangat bagus," kata Andre. Bahkan, kabarnya Andre yang memang sudah mengeluarkan album solo, berencana mengajak Edy dan Irwan untuk membentuk grup baru. Ketika dikonfirmasi, Ellinda Leonita dari Indo Semar mengatakan itu adalah masalah internal Stinky. "Kalau dari kita nggak ada masalah," ujar Ellinda. Dia menambahkan, jika Andre berencana membentuk grup baru, formatnya akan berbeda dan tentu tak memakai nama Stinky--yang artinya satu pikiran itu. Sementara Edy dan Irwan mengatakan masalah ini belum jelas dan belum tentu berujung perpisahan. "Kita nggak berani ngomong karena ini masih mengambang," kata Irwan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Kronologi Diding Boneng Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan