FORE Bukukan Laba Bersih Rp 56,5 Miliar Semester I 2026

Kinerja FORE pada semester I 2026 mencatat pendapatan Rp 1 triliun, laba bersih naik 34%, dan EBITDA tumbuh 65%.

Diterbitkan 21 Juli 2026, 12:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) membukukan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Emiten pengelola Fore Coffee dan Fore Donut ini mencatat pendapatan menembus Rp 1 triliun, seiring ekspansi jaringan gerai yang terus berlanjut.

Peningkatan penjualan turut mendorong pertumbuhan laba bersih dan EBITDA di tengah kondisi industri makanan dan minuman yang dinamis.

Berdasarkan laporan kinerja perseroan, dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Selasa (21/6/2026), pendapatan FORE naik 52% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp 1 triliun pada semester I 2026. Pada periode yang sama, EBITDA meningkat 65% menjadi Rp 216 miliar dari Rp 131 miliar pada semester I 2025.

Marjin EBITDA juga membaik menjadi 21,5% dari sebelumnya 19,7%. Sementara itu, laba bersih tumbuh 34% menjadi Rp 56,5 miliar dibandingkan Rp 42 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh ekspansi jumlah gerai yang agresif. Hingga semester I 2026, Fore Coffee menambah lebih dari 40 gerai baru, dengan lebih dari 40% pembukaannya berada di kota-kota tier 2 dan tier 3.

Secara keseluruhan, jumlah gerai aktif Fore Coffee meningkat menjadi 363 unit dari 259 gerai pada semester I 2025. Jika digabungkan dengan 10 gerai Fore Donut dan empat gerai Fore Coffee di Singapura, total jaringan Grup FORE kini mencapai 377 gerai yang tersebar di lebih dari 60 kota di Indonesia dan Singapura.

 

Disiplin Operasional

Manajemen FORE menilai pertumbuhan tersebut menjadi bukti bahwa strategi bisnis Premium Affordable yang diterapkan perseroan mampu menjaga keseimbangan antara ekspansi usaha dan profitabilitas.

Presiden Direktur PT Fore Kopi Indonesia Tbk, Vico Lomar, mengatakan seluruh pertumbuhan tersebut didukung oleh disiplin operasional serta pemanfaatan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) secara optimal.

"Hasil kinerja kami merupakan cerminan langsung dari disiplin yang kami terapkan di setiap lini operasional," jelas dia.

Selain memperluas jaringan Fore Coffee, perseroan juga terus mengembangkan bisnis Fore Donut. Setelah membuka dua gerai pertama pada kuartal IV 2025, FORE menambah delapan gerai baru sepanjang semester I 2026, termasuk ekspansi perdana ke Surabaya.

Pada awal Juli 2026, Fore Donut juga memperoleh sertifikasi halal yang dinilai semakin memperkuat kepercayaan konsumen.

 

Terus Ekspansi

Perseroan memastikan ekspansi bisnis masih akan berlanjut. Dalam waktu dekat, Fore Donut dijadwalkan membuka gerai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebelum melanjutkan ekspansi ke Bandung. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas jangkauan merek di sejumlah pasar potensial.

Didirikan pada 2018, PT Fore Kopi Indonesia Tbk merupakan grup usaha yang mengelola merek Fore Coffee dan Fore Donut. Perseroan mengusung konsep Premium Affordable dengan menghadirkan kopi premium yang mudah dijangkau masyarakat.

FORE juga mengembangkan berbagai produk berbahan baku lokal, seperti Kopi dari Tani dan Aren Latte, yang memanfaatkan hasil produksi petani serta pelaku UMKM Indonesia.

Selain itu, perusahaan menerapkan berbagai inisiatif keberlanjutan, di antaranya penggunaan gelas yang dapat digunakan kembali (reusable) serta menyediakan titik pengumpulan kemasan untuk didaur ulang di gerai-gerainya.