Penjelasan OJK Soal IHSG Tertekan Usai Pengumuman MSCI

IHSG mengalami tekanan pada perdagangan hari ini usai pengumuman rebalancing MSCI.

Diterbitkan 13 Mei 2026, 11:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan pada perdagangan hari ini seiring dampak rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). 

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi, dibuka melemah 94,96 poin atau sekitar 1,38 persen ke level 6.763,94.

Meski demikian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan pelemahan yang terjadi masih dalam batas koreksi wajar dan belum menunjukkan adanya kepanikan di pasar.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengatakan hingga pengamatan pukul 10.00 WIB, penurunan indeks masih terkendali dan tidak disertai aksi jual besar-besaran dari investor.

“Hari ini kalau kita cermati tadi sampai pukul 10.00 terkonfirmasi ada penurunan indeks. Tapi dengan tingkat aktivitas yang kami nilai masih dalam batasan wajar dan sebagai konsekuensi reaksi dari rebalancing,” kata Hasan dalam Konferensi Pers Pengumuman Rebalancing MSCI, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Hasan menjelaskan, penyesuaian indeks MSCI yang diumumkan hari ini memang menjadi konsekuensi jangka pendek dari reformasi integritas pasar modal yang tengah dilakukan regulator. Menurutnya, pasar sebelumnya juga telah mengantisipasi potensi tekanan akibat perubahan komposisi indeks global tersebut.

Ia menilai reaksi pasar yang muncul saat ini merupakan bentuk penyesuaian harga saham yang terdampak oleh rebalancing. Namun demikian, tekanan tersebut masih berada dalam rentang normal dan tidak mencerminkan kondisi panic selling.

“Ya, kalau kita lihat saham-saham yang terdampak sekalipun tidak ada satupun yang mengalami misalnya kondisi auto rejection bawah gitu ya, menyentuh harga terbawah yang diizinkan pada hari ini. Jadi, masih dalam batasan koreksi yang rentang yang wajar,” jelasnya.

Volume Perdagangan

Selain itu, frekuensi transaksi, volume perdagangan, hingga nilai transaksi dinilai masih relatif normal dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa pelaku pasar masih melakukan transaksi secara terukur dan tidak terburu-buru melepas saham.

Hasan juga menegaskan, arus jual yang terjadi masih diimbangi oleh kekuatan beli investor sehingga pasar tetap bergerak dua arah secara sehat.

“Kemudian, tadi frekuensi dan volume serta nilai transaksi juga cukup baik. Secara rata-rata tidak ada perbedaan normal dibandingkan hari-hari sebelumnya. Jadi, ini juga menunjukkan tidak adanya upaya panic selling atau reaksi satu arah berupa arus katakanlah, upaya menjual saham-saham tanpa diimbangi kekuatan pembelian,” ujarnya.

 

Reformasi Pasar Modal Disebut Picu Tekanan Jangka Pendek  

OJK mengakui reformasi yang dilakukan untuk memperkuat integritas pasar modal memang berpotensi memunculkan tekanan sementara terhadap harga saham. Hasan menyebut kondisi itu sebagai “short term pain” yang telah diperhitungkan sejak awal proses pembenahan pasar dilakukan.

Menurutnya, reformasi tersebut justru bertujuan membangun fondasi pasar yang lebih kredibel dan meningkatkan daya tarik investasi Indonesia di mata investor asing dalam jangka panjang.

Ia menambahkan, keterbukaan data dan transparansi yang telah dilakukan regulator mendapat pengakuan dari indeks provider global seperti MSCI maupun FTSE Russell. Hal itu terlihat dari tetap bertahannya Indonesia dalam kelompok emerging market.

“Ya, kita juga terus berhubungan dengan berbagai representasi dari investor, baik investor domestik individu, investor domestik institusi maupun tentu investor asing dan bahkan indeks provider global seperti FTSE Russell, MSCI dan lainnya. Kami juga dapat mengutip bahwa pasar kita tetap dinilai baik, credible dan prospektif. Terbukti tidak ada penurunan klasifikasi pasar, misalnya, yang kemudian kita hadapi,” pungkasnya. 

  • liputan6
    Otoritas Jasa Keuangan atau OJK adalah lembaga yang berfungsi untuk mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor keuangan.
    OJK
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Pasar modal adalah seluruh kegiatan yang mempertemukan penawaran dan permintaan dana jangka panjang.
    pasar modal
  • liputan6
    Rebalancing indeks MSCI memiliki dampak signifikan terhadap arus dana asing dan pergerakan IHSG, karena menjadi acuan utama bagi banyak fund global dalam alokasi investasi.
    Msci Dan Ihsg
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Analisis Ihsg Komprehensif
  • MSCI
  • MSCI Global Standard Index
  • MSCI Global Standard Indexes
  • Pasar saham