MSCI Ungkap Alasan Saham GOTO Keluar dari Indeks

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), menjadi salah satu saham yang keluar dari MSCI Global Standard.

Diterbitkan 13 Agustus 2026, 05:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penyedia indeks global MSCI Inc merilis hasil tinjauan indeks Agustus 2026. Dari hasil tinjauan itu, MSCI mengeluarkan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dari MSCI Global Standard Indexes.

Dikutip dari laman MSCI, Kamis, (13/8/2026), MSCI menjelaskan mengenai perlakuan terhadap PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dalam indeks MSCI Global Investable Market sebagai bagian dari tinjauan indeks Agustus 2026.

"Sebagai bagian dari tinjauan indeks Agustus 2026, MSCI akan mengeluarkan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (kode sekuritas MSI: 53503.01) dari MSCI Indonesia Investable Market Index menggunakan harga sistem terendah (0,00001 dari mata uang harga sekuritas tersebut),” demikian seperti dikutip dari laman MSCI.

Langkah ini diambil karena ada potensi masalah replikasi indeks yang terkait dengan likuiditas yang sangat rendah. Hal ini terjadi akibat perdagangan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar Rp 50 di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2926.

Adapun the MSCI Indonesia Investable Market Index (IMI) didesain untuk mengukur kinerja segmen kapitalisasi pasar besar, menengah dan kecil di pasar Indonesia yang mencakup sekitar 99% dari kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan free float di Indonesia. Inedks ini merepresentasikan kinerja pasar saham Indonesia yang investable atau layak diinvestasikan dari perspektif investor global.

Di indeks MSCI Global Standard ada penambahan 55 saham dan 92 saham akan dihapus dari MSCI ACWI. Sedangkan di indeks MSCI Global Small Cap, ada tambahan 203 saham dan 261 saham yang terdepak pada indeks MSCI ACWI Small Cap.

Saham CPIN Masuk Indeks MSCI Global Small Cap

Sebelumnya, penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI Inc) merilis hasil peninjauan konstituen terbaru pada Agustus 2026. Pada indeks MSCI Global Small Cap, ada satu saham emiten Indonesia yang masuk, dan sembilan saham dihapus.

Saham emiten Indonesia yang masuk indeks MSCI Global Small Cap yakni Charoen Pokphand Indonesia. Sedangkan sembilan saham emiten Indonesia dihapus  antara lain saham PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI).

Adapun MSCI menghapus dua saham emiten Indonesia di MSCI Global Standard Indexes yakni PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Selain itu, MSCI tidak menambah dan menghapus saham asal Indonesia di MSCI Micro Cap Indexes.

Konstituen di indeks MSCI akan berubah pada 31 Agustus 2026, dan efektif pada 1 September 2026. Adapun indeks review selanjutnya akan diumumkan pada 11 November 2026, dan efektif pada 1 Desember 2026.