Liputan6.com, Jakarta - Masalah buah yang tiba-tiba berlubang dan membusuk sebelum sempat dipetik kerap membuat frustrasi siapa pun yang rajin merawat tanaman buah di rumah. Ulat kecil yang bersembunyi di dalam daging buah biasanya berasal dari telur lalat buah dewasa yang hinggap saat kulit buah mulai menguning dan melunak. Melansir jurnal CROPSAVER – Journal of Plant Protection terbitan Universitas Padjadjaran (Purnawan, Hidayat, & Dono, 2025), sejumlah minyak atsiri dari tanaman aromatik terbukti secara signifikan menekan serangan hama ini dibandingkan tanaman tanpa perlakuan sama sekali. Untungnya, jenis tanaman aromatik yang efektif mengusir lalat buah di pekarangan rumah ternyata mudah ditanam sendiri dan tidak memerlukan perawatan rumit.
Kabar baiknya, aroma menyengat dari tanaman-tanaman ini bekerja mengganggu indra penciuman lalat buah sekaligus mempercantik tampilan pekarangan. Berbagai riset ilmiah dan sumber tepercaya lain turut mengonfirmasi khasiat sejumlah tanaman yang mudah ditemukan di pasar maupun toko tanaman hias terdekat. Berikut adalah jenis tanaman aromatik yang efektif mengusir lalat buah di pekarangan rumah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (27/9/2026).
1. Serai Wangi (Citronella)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329798/original/015247800_1787296545-pexels-mingche-lee-2072368-38004213.jpg)
Serai wangi mengandung senyawa sitronelal, sitronelol, dan geraniol yang dikenal ampuh sebagai penangkal serangga alami. Melansir penelitian Purnawan, Hidayat, dan Dono (2025) dalam jurnal CROPSAVER Universitas Padjadjaran, minyak atsiri serai wangi terbukti signifikan menekan serangan lalat buah Bactrocera spp pada tanaman cabai dibandingkan tanaman tanpa perlakuan. Aroma tajam dari senyawa tersebut mengganggu sistem penciuman lalat buah sehingga membuatnya enggan mendekati area pertanaman.
Serai wangi sangat mudah dibudidayakan di pekarangan rumah karena tahan panas dan minim perawatan. Cukup tanam beberapa rumpun di sekitar pohon buah atau area yang sering didatangi lalat buah untuk memperoleh efek maksimal. Daun tua yang sudah dipangkas juga bisa dirajang kasar dan disebar di sekitar pangkal pohon sebagai penangkal tambahan agar tidak terbuang sia-sia.
Advertisement
2. Cengkeh (Clove)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5364020/original/056126600_1759031473-jaspreet-kalsi-ddwTVeymVIM-unsplash.jpg)
Cengkeh mengandung eugenol, senyawa fenolik dengan sifat insektisida dan penolak serangga yang kuat. Penelitian Dwintha dan tim (2021) dalam Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal Universitas Sriwijaya menunjukkan bahwa perangkap berbahan limbah daun cengkeh efektif mengendalikan populasi lalat buah Bactrocera spp pada tanaman cabai. Temuan ini diperkuat riset Purnawan, Hidayat, dan Dono (2025) yang mencatat perlakuan minyak daun cengkeh menekan serangan lalat buah hingga tersisa 59,17 persen, jauh lebih rendah dibanding 93,84 persen pada tanaman tanpa perlakuan.
Cara memanfaatkannya di rumah cukup sederhana, yaitu menanam pohon cengkeh kecil dalam pot atau menusukkan beberapa butir cengkeh kering ke buah jeruk maupun lemon. Letakkan buah yang sudah ditusuk cengkeh tersebut di dekat pohon buah atau area rawan lalat buah agar aromanya menyebar optimal. Minyak cengkeh yang diteteskan pada kapas dan digantung di ranting pohon juga bisa menjadi alternatif praktis bagi yang tidak memiliki lahan tanam.
3. Serai Dapur (Lemongrass)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359213/original/007463900_1790490708-pexels-surya-travel-2068908189-37091865.jpg)
Berbeda dari serai wangi, serai dapur atau Cymbopogon citratus lebih dikenal sebagai bumbu masakan namun ternyata juga efektif mengusir lalat buah. Masih dalam riset yang sama, Purnawan, Hidayat, dan Dono (2025) mencatat minyak atsiri serai dapur turut menekan intensitas serangan lalat buah secara signifikan pada uji lapangan tanaman cabai. Kandungan sitral dan geranil asetat pada tanaman ini mengacaukan reseptor penciuman lalat buah sehingga sulit menemukan sumber makanan.
Rumpun serai dapur bisa ditanam berdampingan dengan pohon mangga, jambu, atau belimbing tanpa mengganggu pertumbuhan tanaman utama. Batang serai yang sudah tua juga bisa direbus dan air rebusannya disemprotkan langsung ke permukaan daun serta buah yang rentan diserang. Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari agar aromanya bertahan lebih lama sebelum menguap akibat sinar matahari.
Advertisement
4. Kayu Putih (Eucalyptus)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5416304/original/053819100_1763447783-640px-Eucalyptus_flowers2.jpg)
Kayu putih menghasilkan minyak atsiri berkandungan sineol yang dikenal luas sebagai bahan aktif pengusir berbagai jenis serangga. Dalam penelitian yang sama di jurnal CROPSAVER, minyak kayu putih juga terbukti signifikan menekan populasi lalat buah pada tanaman cabai dibandingkan kontrol tanpa perlakuan. Studi terpisah yang terindeks PubMed Central di bawah National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat turut mencatat minyak kayu putih sebagai fumigan paling efektif terhadap lalat rumah, dengan tingkat kematian mencapai 100 persen pada konsentrasi tertentu.
Tanaman kayu putih cocok ditanam di pekarangan yang cukup luas karena bisa tumbuh menjadi pohon berukuran sedang hingga besar. Bagi yang memiliki lahan terbatas, minyak kayu putih yang dijual bebas di apotek bisa dicampur air lalu disemprotkan di sekitar tanaman buah. Penyemprotan rutin setiap satu hingga dua minggu sekali terbukti efektif menjaga area pertanaman tetap tidak disukai lalat buah.
5. Daun Sirih (Betel Leaf)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318664/original/069972800_1755493406-daun_sirih.jpg)
Daun sirih dikenal luas dalam pengobatan tradisional, namun minyak atsirinya ternyata juga memiliki efek penolak sekaligus racun alami bagi serangga. Melansir laman resmi Digitani, Institut Pertanian Bogor (IPB), minyak atsiri dari daun sirih bersama serai wangi tergolong bahan alami yang efektif mengendalikan lalat buah pada budi daya tanaman hortikultura. Kandungan kavikol dan eugenol pada daun sirih menghasilkan aroma menyengat yang tidak disukai berbagai jenis serangga, termasuk lalat buah.
Tanaman rambat ini cocok ditanam merambat pada pagar atau tiang di dekat pohon buah tanpa memakan banyak tempat. Daun sirih segar yang diremas hingga mengeluarkan aroma dapat diletakkan dalam wadah terbuka di sekitar pohon yang sedang berbuah lebat. Air rebusan daun sirih yang sudah dingin juga bisa disemprotkan langsung ke permukaan buah tanpa risiko merusak kualitas buah.
Advertisement
6. Daun Pandan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4923327/original/020678100_1724148657-close-up-fresh-green-grass.jpg)
Daun pandan yang aromanya khas dan menenangkan bagi manusia justru menjadi aroma yang sangat tidak disukai lalat. Penelitian dalam Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan terbitan Politeknik Kesehatan Kemenkes Palu menguji efektivitas daun pandan bersama daun sereh dan cengkeh sebagai penolak lalat, dan menemukan hasil yang signifikan. Senyawa aromatik pada daun pandan mengganggu kemampuan navigasi penciuman lalat buah menuju sumber makanannya.
Daun pandan sangat mudah ditemukan dan ditanam di pekarangan rumah karena tidak memerlukan banyak sinar matahari langsung. Iris atau sobek beberapa lembar daun pandan segar, lalu letakkan di dekat keranjang buah atau di bawah pohon yang sedang berbuah. Ganti daun pandan setiap dua hingga tiga hari sekali agar aromanya tetap kuat dan efektif mengusir lalat buah secara berkelanjutan.
7. Kenikir (Marigold)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782233/original/056870900_1782880403-pexels-zrfisaac-10730676.jpg)
Bunga kenikir atau marigold tidak hanya mempercantik pekarangan, tetapi juga menyimpan senyawa aromatik yang tidak disukai berbagai jenis serangga terbang. Melansir studi yang dipublikasikan Journal of Vector Ecology, minyak esensial dari Tagetes minuta terbukti memberikan tingkat perlindungan tinggi terhadap serangan lalat pasir bahkan pada konsentrasi rendah. Kandungan terpena pada bunga kenikir inilah yang diyakini turut berperan mengusir lalat buah karena bekerja pada mekanisme penciuman serangga yang serupa.
Kenikir tergolong tanaman bersahabat untuk pemula karena bisa tumbuh subur hanya dengan disiram rutin dan sinar matahari cukup. Tanam kenikir berjajar di sekeliling pekarangan atau di bawah kanopi pohon buah agar aromanya menyebar merata ke seluruh area. Bunga kenikir yang sudah layu bisa dikeringkan dan disimpan sebagai bahan pengusir serangga alami saat musim buah tiba.
Advertisement
Kandungan Senyawa Aktif dan Cara Aplikasi Tanaman Pengusir Lalat Buah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359214/original/012013100_1790490708-A.jpg)
Agar lebih mudah dipraktikkan, berikut rangkuman kandungan senyawa aktif dan cara aplikasi praktis dari ketujuh tanaman di atas:
| Tanaman | Senyawa Aktif Utama | Bagian yang Dimanfaatkan | Cara Aplikasi Praktis |
|---|---|---|---|
| Serai Wangi | Sitronelal, Geraniol | Daun & batang | Ditanam langsung / minyak disemprotkan |
| Cengkeh | Eugenol | Bunga kering | Ditusukkan ke buah / diteteskan pada kapas |
| Serai Dapur | Sitral, Geranil Asetat | Daun & batang | Air rebusan disemprotkan ke buah |
| Kayu Putih | Sineol | Daun | Minyak dicampur air lalu disemprotkan |
| Daun Sirih | Kavikol, Eugenol | Daun | Diremas, diletakkan di sekitar buah |
| Daun Pandan | Senyawa aromatik alami | Daun | Diiris, diletakkan dekat buah |
| Kenikir | Terpena | Bunga & daun | Ditanam mengelilingi pekarangan |
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman Pengusir Lalat Buah
Apa penyebab utama lalat buah sering menyerang buah-buahan di pekarangan rumah?
Lalat buah betina meletakkan telur di bawah kulit buah yang mulai matang, terutama pada buah yang aromanya sudah kuat dan teksturnya melunak. Telur yang menetas menjadi larva kemudian memakan daging buah dari dalam sehingga buah membusuk sebelum sempat dipanen. Kondisi pekarangan yang lembap, banyak buah jatuh dibiarkan membusuk, serta minimnya penghalang aroma alami juga membuat populasi lalat buah berkembang biak lebih cepat.
Bagaimana cara kerja tanaman aromatik dalam mengusir lalat buah?
Tanaman aromatik melepaskan senyawa volatil seperti sitronelal, eugenol, dan sineol yang tercium sangat kuat oleh reseptor penciuman lalat buah. Aroma ini mengacaukan kemampuan lalat buah mendeteksi lokasi buah matang sebagai tempat bertelur sehingga mereka cenderung menjauh dari area tersebut. Beberapa senyawa bahkan bersifat sedikit toksik jika terhirup dalam konsentrasi tinggi, sehingga fungsinya bukan hanya mengusir tetapi juga menekan populasi lalat buah secara keseluruhan.
Apakah tanaman aromatik ini aman ditanam berdampingan dengan tanaman buah lain?
Secara umum, ketujuh tanaman aromatik ini aman ditanam berdampingan dengan berbagai jenis pohon buah karena tidak bersifat parasit maupun berebut unsur hara secara berlebihan. Praktik menanam beragam jenis tanaman dalam satu area atau polikultur justru dapat meningkatkan keseimbangan ekosistem pekarangan. Sebaiknya tetap perhatikan jarak tanam yang sesuai agar tanaman aromatik tidak menaungi tanaman buah yang membutuhkan sinar matahari penuh.
Berapa lama efek pengusiran lalat buah dari tanaman aromatik bisa dirasakan?
Efek pengusiran biasanya mulai terasa dalam beberapa hari setelah tanaman aromatik ditempatkan atau ditanam di sekitar area yang sering didatangi lalat buah, tergantung kekuatan aroma dan kondisi cuaca. Aroma dari daun atau bunga segar cenderung lebih cepat menguap dibandingkan minyak atsiri yang diteteskan pada media seperti kapas atau kain. Oleh karena itu, penggantian daun segar maupun penyemprotan ulang minyak atsiri perlu dilakukan secara berkala, idealnya setiap dua hingga tujuh hari sekali.
Selain menanam langsung, adakah cara lain memanfaatkan tanaman aromatik untuk mengusir lalat buah?
Selain ditanam langsung, bagian dari tanaman aromatik ini juga bisa diolah menjadi minyak atsiri, air rebusan, atau dupa alami yang dibakar untuk mengusir lalat buah dalam jangka waktu tertentu. Cara lain yang cukup praktis adalah menggantungkan kain atau kapas yang sudah diberi beberapa tetes minyak esensial di dekat pohon buah atau keranjang penyimpanan buah. Kombinasi antara penanaman langsung dan pengolahan sederhana ini memberikan perlindungan berlapis sehingga pekarangan lebih optimal terlindungi dari serangan lalat buah.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7368499/original/067001900_1780149167-Jepretan_Layar_2026-05-27_pukul_20.44.42.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306704/original/080618800_1754448434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__43_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359212/original/001468700_1790490708-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356714/original/080743200_1790218168-Gemini_Generated_Image_pibn8epibn8epibn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356222/original/081311700_1790155546-Gemini_Generated_Image_b8d1l4b8d1l4b8d1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355091/original/073542200_1790072894-Gemini_Generated_Image_7voo8y7voo8y7voo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355087/original/064579800_1790072771-pexels-elien-686681350-37825123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562825/original/038877000_1776840762-pexels-quang-nguyen-vinh-222549-6870809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3343315/original/097583500_1610069587-7-manfaat-bunga-pepaya-untuk-kesehatan-lawsn-radikal-bebas-hingga-atasi-diabetes.jpg)