Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini 10 April 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berada di kisaran 7.240-7.400. Berikut strategi rekomendasi saham-nya.

Diterbitkan 10 April 2026, 07:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat terbatas pada perdagangan saham Jumat, (10/4/2026). IHSG hari ini berpotensi berada di kisaran 7.240-7.400. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melanjutkan penguatan sebesar 0,39% ke posisi 7.307 dan masih didominasi oleh volume pembelian, pergerakan IHSG pun masih mampu berada di atas moving average (MA) 20 harian.

“Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 6.745-6.849,” kata Herditya.

Ia menuturkan, best case IHSG sudah menyelesaikan wave A pada label biru, sehingga akan melanjutkan penguatan ke 7.497-7.677.

Herditya mengatakan, IHSG akan berada di level support 7.020,6.917 dan level resistance 7.323,7.440.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 7.240-7.400 pada perdagangan saham Jumat pekan ini.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Buy on Weakness

Saham BUMI terkoreksi 3,17% ke 244 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Saat ini, kami memperkirakan posisi BUMI berada pada bagian dari wave C dari wave (B),” ujar dia.

Buy on Weakness: 224-236

Target Price: 266, 280

Stoploss: below 216

 

2.PT XL Axiata Tbk (EXCL) - Buy on Weakness

Saham EXCL terkoreksi 0,96% ke 3.090 dan masih didominasi oleh volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi EXCL saat ini berada pada bagian dari wave (C) dari wave [B],” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 2.980-3.060

Target Price: 3.270, 3.390

Stoploss: below 2.830

 

 

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) - Spec Buy

Saham MINA terkoreksi 2,08% ke 282 dengan volume yang cenderung turun. “Kami memperkirakan, posisi MINA sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C,” kata Herditya.

Spec Buy: 260-274

Target Price: 310, 340

Stoploss: below 250

 

4.PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) - Buy on Weakness

Saham RAJA terkoreksi 0,24% ke 4.240 tetapi masih didominasi oleh volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA200. Herditya menuturkan, pihaknya memperkirakan, posisi RAJA saat iniberada pada bagian dariw ave [iii] dari wave C dari wave (B) pada label hitam.

Buy on Weakness: 3.960-4.190

Target Price: 4.760, 5.200

Stoploss: below 3.880

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Penutupan IHSG pada 9 April 2026

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menghijau pada perdagangan saham Kamis, (9/4/2026). Kenaikan IHSG hari ini di tengah transaksi harian saham di bawah Rp 20 triliun dan mayoritas sektor saham menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,39% menjadi 7.307,58. Indeks saham LQ45 menguat 0,04% menjadi 733,90. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.308,57 dan level terendah 7.191,59. Sebanyak 374 saham melemah sehingga bebani IHSG. 278 saham menguat dan 164 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.242.173 kali dengan volume perdagangan saham 29 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 17 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.063.

Sektor saham bervariasi pada Kamis pekan ini. Sektor saham consumer siklikal naik 1,99%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi mendaki 1,82%, sektor saham infrastruktur menanjak 0,58%.

Sementara itu, sektor saham basic meroket 0,28%, sektor saham teknologi mendaki 0,17%, sektor saham infrastruktur bertambah 0,58% dan sektor saham transportasi naik tipis 0,01%.