IHSG Hari Ini 7 April 2026 Tergelincir 0,26%, Sektor Saham Industri Pimpin Koreksi

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah di bawah 7.000 pada perdagangan saham Selasa, (7/4/2026).

Diterbitkan 07 April 2026, 17:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah melemah hingga penutupan perdagangan saham Selasa, (7/4/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah transaksi harian saham di bawah Rp 15 triliun dan rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun 0,26% ke posisi 6.971,02. Indeks saham LQ45 terpangkas 0,86% ke posisi 701,66. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksano menuturkan, koreksi IHSG saat ini dipengaruhi oleh masih ada kenaikan harga minyak dunia yang akan mengakibatkan naiknya inflasi dan risiko fiskal Indonesia. Sedangkan sentimen FTSE, menurut Herditya saat ini belum ada pengumuman yang tampil di website.

"Sentimen positif saat ini belum ada, hanya saja memang pergerakannya cenderung volatile setelah keluarnya daftar high shareholding concentration (HSC) yang terdampak pada emiten bigcaps seperti BREN dan DSSA yang kemarin terkoreksi cukup dalam,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.022,04 dan level terendah 6.942,62. Sebanyak 407 saham melemah sehingga bebani IHSG. 250 saham menguat dan 158 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 1.767.356 kali dengan volume perdagangan saham 27,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 13,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.090.

Dari 11 sektor saham, tiga sektor saham menghijau. Sektor saham itu antara lain sektor saham energi naik 0,20%, sektor saham keuangan naik 0,64% dan sektor saham infrastruktur menanjak 0,76%.

Sementara itu, sektor saham industri turun 2,63%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham basic turun 0,08%, sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 0,99%, sektor saham consumer siklikal susut 0,70%.

Selain itu, sektor saham kesehatan merosot 0,34%, sektor saham properti turun 0,82%, sektor saham teknologi tergelincir 0,98%, dan sektor saham transportasi turun 1,35%.

Gerak Saham

Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, saham MDKA turun 2,77% menjadi Rp 3.160 per saham. Harga saham MDKA dibuka naik 10 poin ke posisi Rp 3.260 per saham. Saham MDKA berada di level tertinggi Rp 3.300 dan terendah Rp 3.160 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 6.389 kali dengan volume perdagangan saham 229.344 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 73,4 miliar.

Harga saham DEWA terpangkas 1,65% menjadi Rp 476 per saham. Saham DEWA dibuka naik dua poin ke posisi Rp 486 per saham. Harga saham DEWA berada di level tertinggi Rp 494 dan terendah Rp 476 per saham. Total frekuensi perdagangan 29.547 kali dengan volume perdagangan saham 5.763.170 saham. Nilai transaksi Rp 278,7 miliar.

Harga saham AMRT merosot 3,44% ke posisi Rp 1.405 per saham. Saham AMRT dibuka stagnan di posisi Rp 1.455 per saham. Harga saham AMRT berada di level tertinggi Rp 1.460 dan terendah Rp 1.405 per saham. Total frekuensi perdagangan 6.631 kali dengan volume perdagangan saham 279.191 saham. Nilai transaksi Rp 39,5 miliar.

Harga saham UNVR merosot 0,52% ke posisi Rp 1.905 per saham. Saham UNVR dibuka stagnan di Rp 1.915 per saham. Harga saham UNVR berada di level tertinggi Rp 1.920 dan terendah Rp 1.905 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.410 kali dengan volume perdagangan saham 32.486 saham. Nilai transaksi Rp 6,2 miliar.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham PMJS naik 34,82%
  • Saham KUAS naik 29,41%
  • Saham ESIP naik 26,19%
  • Saham IFSH naik 25%
  • Saham MEGA naik 24,72%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham CHEM merosot 15%
  • Saham KKGI merosot 11,05%
  • Saham NSSS merosot 10,20%
  • Saham TIRT merosot 10%
  • Saham TAMA merosot 10%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BBRI tercatat 73.046 kali
  • Saham BUMI tercatat 54.928 kali
  • Saham ESIP tercatat 49.739 kali
  • Saham CHEM tercatat 48.072 kali
  • Saham FORE tercatat 43.204 kali

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BBRI senilai Rp 895,1 miliar
  • Saham BMRI senilai Rp 864,4 miliar
  • Saham CUAN senilai Rp 755,9 miliar
  • Saham BUMI tercatat Rp 702,5 miliar
  • Saham ANTM tercatat Rp 452,7 miliar

Bursa Saham Asia Pasifik

Sementara itu, bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada Selasa pekan ini. Mengutip Antara, bursa saham Asia Pasifik antara lain indeks Nikkei naik 112,82 poin atau 0,21 persen ke 53.526,50, indeks Hang Seng turun 177,50 poin atau 0,70 persen ke 25.116,53, indeks Shanghai bertambah 10,07 poin atau 0,26 persen ke 3.890,16, sedangkan indeks Strait Times tergelincir 14,39 poin atau 0,29 persen ke 4.958,01.

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • IHSG Hari Ini
  • Sektor Saham
  • Perdagangan Saham