10 Saham Top Losers pada 30 Maret-2 April 2026

Berikut daftar 10 saham top losers pada 30 Maret-2 April 2026 saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,99%.

Diterbitkan 04 April 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lesu pada perdagangan saham 30 Maret-2 April 2026. IHSG sepekan tergelincir imbas sentimen geopolitik global tetapi tertahan oleh aksi jual investor asing. Saat IHSG melemah, ada 10 saham catat kinerja sepekan yang loyo dari kinerja IHSG. Apa saja 10 saham top losers selama sepekan?

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (4/4/2026), IHSG  sepekan turun 0,99% melemah ke posisi 7.026,78 dari pekan lalu ke posisi 7.097,05. Selain itu, IHSG juga diikuti kapitalisasi pasar. Kapitalisasi pasar BEI terpangkas 1,69% menjadi Rp 12.305 triliun dari Rp 12.516 triliun.

Pengamat pasar modal Reydi Octa menuturkan, IHSG sepekan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan rebound teknikal didorong meredanya tensi geopolitik global dan penguatan bursa regional. “Namun, masih tertahan oleh aksi jual investor asing terutama di saham perbankan besar serta tekanan rupiah dan data makro yang belum solid,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Kemudian rata-rata volume transaksi harian BEI selama sepekan merosot 8,62% menjadi 25,87 miliar saham dari pekan lalu 28,31 miliar saham.  Rata-rata nilai transaksi harian terperosok 36,69% menjadi Rp 14,77 triliun dari Rp 23,33 triliun pada pekan lalu.

Investor asing mencatat aksi jual saham Rp 2,94 triliun pada pekan ini. Angka ini lebih rendah dari pekan lalu Rp 22,37 triliun.

Di sisi lain, peningkatan terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian sebesar 3,08% menjadi 1,78 juta kali transaksi dari 1,73 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Pada pekan ini, mayoritas sektor saham tertekan. Hanya tiga sektor saham yang menguat antara lain sektor saham industri naik 3,35%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 2,28% dan sektor saham consumer siklikal menanjak 6,58%.

Sementara itu, sektor saham energi turun 1,52%, sektor saham basic materials terpangkas 1,84%, dan sektor saham perawatan kesehatan turun tipis 0,12%. Selain itu, sektor saham keuangan tergelincir 2,23%, sektor saham properti dan real estate susut 0,30%, sektor saham teknologi turun 0,54%, sektor saham infrastruktur susut 1,85% dan sektor saham transportasi dan logistik melemah 3,57%.

 

 

Top Losers Sepekan

Di tengah koreksi IHSG, ada 10 saham catat top losers atau alami penurunan besar dalam sepekan. Lalu apa saja 10 saham itu? Berikut10 saham top losers sepekan:

1.PT Remala Abadi Tbk (DATA)

Saham DATA merosot 39,94% menjadi Rp 2.180 per saham dari pekan lalu Rp 3.630 per saham.

2. PT PP Presisi Tbk (PPRE)

Saham PPRE merosot 38,59% menjadi Rp 103 per saham dari pekan lalu Rp 168 per saham.

3.PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP)

Saham ATAP tergelincir 32,94% menjadi Rp 456 per saham dari pekan lalu Rp 680 per saham.

4.PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT)

Harga saham FWCT merosot 27,56% menjadi Rp 92 per saham dari pekan lalu Rp 127 per saham.

5.PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN)

Saham PTSN merosot 20,63% menjadi Rp 300 per saham dari pekan lalu Rp 378 per saham.

 

Top Losers Lainnya

6.PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM)

Saham LCKM merosot 19,67% menjadi Rp 98 per saham dari pekan lalu Rp 122 per saham.

7.PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII)

Harga saham FMII merosot 19,57% menjadi Rp 222 per saham dari pekan lalu Rp 276 per saham.

8.PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK)

Harga saham TRUK merosot 18,52% menjadi Rp 220 per saham dari pekan lalu Rp 270 per saham.

9.PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)

Harga saham FITT merosot 18,30% menjadi Rp 250 per saham dari pekan lalu Rp 306 per saham.

10.PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM)

Harga saham SSTM merosot 17,93% menjadi Rp 595 per saham dari pekan lalu Rp 725 per saham.