Dirut ITSEC Asia Tambah Kepemilikan Saham, Nilainya Rp 520 Juta

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) Patrick Rudolf Dannacher melakukan aksi pembelian saham perseroan di pasar pada 30 Maret 2026.

Diterbitkan 31 Maret 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), Patrick Rudolf Dannacher, tercatat melakukan aksi pembelian saham perseroan di pasar pada 30 Maret 2026. Langkah ini menambah porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan yang bergerak di bidang keamanan siber tersebut.

Berdasarkan Keterbukaan Informasi BEI, Selasa (31/3/2026), Patrick melakukan pembelian sebanyak 400.000 saham CYBR dengan harga Rp 1.300 per saham. Dengan demikian, nilai transaksi yang digelontorkan mencapai sekitar Rp 520 juta.

Transaksi tersebut dilakukan pada 30 Maret 2026 dengan tujuan investasi. Langkah ini mencerminkan keyakinan internal perusahaan terhadap potensi pertumbuhan jangka panjang.

Setelah transaksi, jumlah kepemilikan saham Patrick meningkat dari 224.698.022 saham menjadi 225.098.022 saham. Aksi ini mempertegas posisinya sebagai salah satu pemegang saham signifikan di perusahaan.

Seiring dengan penambahan saham tersebut, persentase hak suara Patrick juga mengalami kenaikan. Sebelum transaksi, ia menguasai 3,347% hak suara, yang kemudian meningkat menjadi 3,353% setelah transaksi.

Meski kenaikannya relatif kecil, perubahan ini tetap mencerminkan konsistensi manajemen dalam meningkatkan eksposur terhadap saham perusahaan yang dipimpinnya.

Presiden Direktur ITSEC Asia Tambah Kepemilikan Saham CYBR, Nilainya Segini

Sebelumnya, Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), Patrick Rudolf Dannacher, tercatat membeli saham CYBR dalam sejumlah transaksi di pasar. Aksi ini menambah porsi kepemilikan saham  di perusahaan keamanan siber tersebut.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Rabu (25/3/2026) transaksi pembelian saham dilakukan pada 16 Maret 2026 melalui 11 kali transaksi dengan harga yang bervariasi. Sebelum transaksi, Patrick Rudolf Dannacher memiliki sebanyak 220.553.022 saham atau setara dengan 3,285% hak suara.

Setelah pembelian, jumlah kepemilikannya meningkat menjadi 221.133.522 saham atau setara 3,294% hak suara. Dengan demikian, terdapat penambahan sebanyak 580.500 saham dari aksi pembelian tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Patrick membeli saham secara bertahap dengan variasi harga dan volume. Transaksi dimulai dari pembelian dalam jumlah kecil sebanyak 100 saham di kisaran harga Rp 1.360, kemudian dilanjutkan dengan pembelian signifikan sebanyak 50.000 saham pada harga Rp 1.345 dan 160.000 saham di harga Rp 1.365.

Ia juga melakukan pembelian 2.200 saham di harga Rp 1.370 serta 5.200 saham di kisaran Rp 1.375. Aksi pembelian terbesar terjadi saat ia menyerap 360.000 saham di harga Rp 1.435.

Selain itu, terdapat beberapa transaksi tambahan dalam jumlah lebih kecil, yakni 300 saham di harga Rp 1.400, 500 saham di harga Rp 1.405, 200 saham di harga Rp 1.410, 100 saham di harga Rp 1.415, serta 1.900 saham di harga Rp 1.395. Jika diakumulasi, total nilai transaksi pembelian saham tersebut mencapai sekitar Rp 826,9 juta.

 

Emiten CYBR Gelar Stock Split Saham Rasio 1:2

PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) akan melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split. Aksi korporasi ini dilakukan perseroan seiring harga saham yang sudah relatif tinggi.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/3/2026), PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) akan melakukan stock split saham dengan rasio stock split 1:2. Seiring stock split itu,jumlah saham setelah stock split mencapai 13.427.423.080 saham dari sebelumnya 6.713.711.540. Adapun nilai nominal saham setelah stock split menjadi Rp 12,50 per saham dari sebelumnya Rp 25 per saham.

Perseroan mengungkapkan alasan stock split ini seiring harga saham perseroan relatif tinggi. Kondisi ini menyebabkan nilai pembelian untuk satu lot saham perseroan hanya terjangkau oleh sebagian kecil investor sehingga berdampak pada keterbatasan  likuiditas perdagangan saham perseroan.

Perseroan berharap pelaksanaan stock split ini memberikan manfaat antara lain:

1.Meningkatkan jumlah lembar saham perseroan yang beredar, sekaligus menjadikan harga per lembar saham perseroan lebih terjangkau bagi berbagai kalangan investor.

2.Menjangkau basis investor yang lebih luas, sehingga dapat menambah jumlah pemegang saham perseroan dan memperkuat struktur kepemilikan saham perseroan.

3.Mendorong peningkatan volume perdagangan saham perseroan, sehingga likuiditas saham perseroan di pasar dapat menjadi lebih baik, dan

4.Menciptakan persepsi yang lebih positif terhadap prospek dan kinerja perseroan serta mendukung pertumbuhan nilai perseroan.

Perseroan menyatakan, pelaksanaan stock split tidak akan mengubah hak atau nilai kepemilikan saham yang dimiliki oleh pemegang saham.

“Jumlah dan harga saham akan disesuaikan secara proporsional sesuai rasio stock split, sehingga tetap mencerminkan nilai ekonomi yang setara sebelum stock split,” demikian seperti dikutip.

Selain itu, perseroan menyatakan struktur kepemilikan saham tetap terjaga, sementara harga per saham menjadi lebih terjangkau.

 

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.
    Investasi
  • liputan6
    Pasar modal adalah seluruh kegiatan yang mempertemukan penawaran dan permintaan dana jangka panjang.
    pasar modal
  • liputan6
    Bursa Efek Indonesia atau BEI adalah salah satu tempat yang memperjualbelikan saham, obligasi, dan sebagainya di Indonesia.
    BEI
  • Pembelian Saham