IHSG Hari Ini 25 September 2026 Merosot ke 6.241, Begini Kata Analis

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu mempertahankan gerak di zona hijau pada perdagangan saham Jumat, (25/9/2026).

Diterbitkan 25 September 2026, 17:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham Jumat, (25/9/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah transaksi harian saham di bawah Rp 9,6 triliun.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini merosot 0,90% menjadi 6.241,89. Indeks saham LQ45 melemah 0,35% menjadi 621,10. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, koreksi dari IHSG ini sejalan dengan yang disampaikan pada laporan teknikal Jumat pagi ini. Di sisi lain, ia menilai meningkatnya yield UST di atas 5% yang menekan negara-negara berkembang dan menyebabkan aliran dana keluar pada Surat Berharga Negara (SBN).

“Di sisi lain, diperkirakan akan adanya implementasi kebijakan batas bawah minimum Rp 1 Senin, 28 September 2026,” kata Herditya saat dihubungi Liputan6.com.

Pada Jumat pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.328,41 dan terendah 6.231,83. Sebanyak 558 saham melemah sehingga bebani IHSG. 118 saham menguat dan 117 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.633.692 kali dengan volume perdagangan saham 33,3 miliar saham. Nilai tranasksi harian saham Rp 9,6 triliun. Sementara itu, dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.894.

Seluruh sektor saham tertekan menjelang akhir pekan ini. Sektor saham industri merosot 2,52%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham infrastruktur terpangkas 2,22% dan sektor saham transportasi tergelincir 1,84%.

Sektor saham energi melemah 1,18%, sektor saham basic turun 0,97%, dan sektor saham consumer nonsiklikal merosot 1,37%. Koreksi ini juga dialami sektor saham consumer siklikal yang tergelincir 1,03%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,77%, sektor saham keuangan terpangkas 0,45%. Lalu sektor saham properti merosot 1,26% dan sektor saham teknologi melemah 1,73%.

 

 

Gerak Saham

Menjelang akhir pekan ini, saham PIPA susut 11,88% menjadi Rp 141 per saham. Saham PIPA dibuka stagnan di Rp 160 per saham. Harga saham PIPA berada di level tertinggi Rp 162 dan terendah Rp 139 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 7.001 kali dengan volume perdagangan saham 954.937 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,2 miliar.

Harga saham PWON melemah 0,75% menjadi Rp 266 per saham. Saham PWON dibuka stagnan di Rp 268 per saham. Harga saham PWON berada di level tertinggi Rp 270 dan terendah Rp 266 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 1.123 kali dengan volume perdagangan saham 274.594 saham. Nilai transaksi harian Rp 7,3 miliar.

Saham TINS merosot 2,68% menjadi Rp 4.720 per saham. Harga saham TINS dibuka naik 30 poin menjadi Rp 4.880 per saham. Saham TINS berada di level tertinggi Rp 4.890 dan terendah Rp 4.710 per saham. Total frekuensi perdagangan 8.322 kali dengan volume perdagangan saham 249.560 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 119,1 miliar.