IHSG Hari Ini 27 Maret 2026 Anjlok, Sektor Saham Infrastruktur Pimpin Koreksi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah di zona merah pada perdagangan saham Jumat, (27/3/2026).

Diterbitkan 27 Maret 2026, 19:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksi pada perdagangan saham Jumat, (27/3/2026). IHSG hari ini merosot di tengah mayoritas sektor saham memerah dan transaksi harian saham yang lesu.

Mengutip data RTI, IHSG merosot 0,94% ke posisi 7.097,05. Indeks saham LQ45 turun 1,74% ke posisi 718,9. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Tim riset Philip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya dikutip dari Antara, indeks saham di Asia pada Jumat, 27 Maret 2026 ditutup beragam dengan kecenderungan melemah. Hal ini seiring dengan semakin besarnya keraguan mengenai de-eskalasi konflik di Timur Tengah.

“Dari mancanegara, ekspektasi terhadap adanya negosiasi antara AS dan Iran selama pekan ini, telah meningkatkan volatilitas pasar saham global. Pelaku pasar tampak ragu atau skeptis terhadap penegasan Presiden AS Donald Trump bahwa perang melawan Iran akan segera berakhir,” demikian seperti dikutip dari Antara.

Keraguan terhadap peluang berakhirnya konflik meningkat tajam setelah Iran menolak proposal gencatan senjata AS dan mengeluarkan proposal balasan, sementara AS akan mengirimkan lebih banyak pasukan ke kawasan Timur Tengah.

Konflik yang saat ini memasuki pekan keempat, kemungkinan akan memicu inflasi global dan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi banyak negara di tengah meningkatnya harga bahan energi dan gangguan perdagangan dunia.

Trump mengatakan, telah memperpanjang tenggat waktu bagi Iran untuk mencapai kesepakatan dengan AS dan membuka kembali Selat Hormuz selama 10 hari tambahan hingga tanggal 6 April 2026, untuk memberikan lebih banyak waktu bagi proses negosiasi.

Trump menuturkan, perpanjangan ini dilakukan atas permintaan Iran, dan dikabulkan oleh AS sebagai imbalan atas di izinkannya 10 kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz sebagai hadiah dari Iran.

Sementara itu, sebagian besar Selat Hormuz masih ditutup sejak dimulainya perang AS dengan Iran, meskipun Iran mengatakan selat tersebut hanya ditutup untuk musuh-musuhnya.

Belakangan ini, Iran tampaknya telah mendirikan pintu tol untuk kapal-kapal yang melintasi selat tersebut, dengan Lloyd's List Intelligence melaporkan bahwa sejumlah kapal membayar biaya perjalanan dalam mata uang Yuan China.

 

 

Sektor Saham

Jelang akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.154,55 dan level terendah 7.070,21. Sebanyak 379 saham melemah sehingga bebani IHSG. 274 saham menguat dan 167 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 1.393.686 kali dengan volume perdagangan saham 19,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.961.

Dari 11 sektor saham, tiga sektor saham menguat. Sektor saham energi naik 0,35%, sektor saham kesehatan bertambah 0,12% dan sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,01%.

Sementara itu, sektor saham infrastruktur tergelincir 1,29% dan catat penurunan terbesar. Sektor saham industri merosot 1,27%, sektor saham basic terpangkas 0,42% dan sektor saham consumer siklikal melemah 0,33%.

Sedangkan sektor saham keuangan terperosok 0,56%, sektor saham properti melemah 0,28%, sektor saham teknologi susut 0,97%, sektor saham transportasi melemah 0,54%.

Top Gainers-Losers

Saham-saham LQ45 yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham ANTM naik 2,04%
  • Saham AKRA naik 1,88%
  • Saham CPIN naik 1,74%
  • Saham ADMR naik 1,29%
  • Saham BRPT naik 1,14%

 

Saham-saham LQ45 yang masuk top losers antara lain:

  • Saham INCO merosot 4,46%
  • Saham UNVR merosot 4,12%
  • Saham TLKM merosot 3,79%
  • Saham MBMA merosot 3,62%
  • Saham MAPI merosot 3,54%

 

Saham-saham LQ45 teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BBCA senilai Rp 1,9 triliun
  • Saham BBRI senilai Rp 712,5 miliar
  • Saham BUMI senilai Rp 426,7 miliar
  • Saham BMRI senilai Rp 350,9 miliar
  • Saham ANTM senilai Rp 320 miliar

 

Saham-saham LQ45 teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BBCA tercatat 54.974 kali
  • Saham DEWA tercatat 49.208 kali
  • Saham BBRI tercatat 49.094 kali
  • Saham BUMI tercatat 44.789 kali
  • Saham ENRG tercatat 41.175 kali
  •  

 

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • IHSG Hari Ini
  • Sektor Saham
  • transaksi harian