WBSA Gelar IPO Perdana 2026, Lepas 1,8 Miliar Saham ke Publik

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) siap melantai di bursa dengan IPO perdana 2026. Perseroan akan menawarkan 1,8 miliar saham ke publik.

Diterbitkan 26 Maret 2026, 12:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), perusahaan yang bergerak di bidang angkutan multimoda, pergudangan, dan penyimpanan, akan segera mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada 2026. 

Adapun IPO BSA Logistics Indonesia akan menjadi pembuka penawaran saham perdana pada 2026. Sebelumnya pada 1 Januari-24 Maret 2026 belum ada perusahaan yang menggelar IPO.

WBSA berencana melepas sebanyak-banyaknya 1,8 miliar saham kepada publik, yang setara dengan 20,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah penawaran umum. Dengan harga penawaran yang dipatok di kisaran Rp 150 hingga Rp 170 per saham, WBSA berpotensi meraup dana segar hingga Rp 306 miliar.

Sebagian besar dana yang diperoleh dari IPO WBSA, sekitar Rp 215 miliar, akan dialokasikan untuk mengakuisisi 191.250 saham PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL). Akuisisi ini setara dengan 99,99% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh BIL, yang akan diambil alih dari PT Bermuda Nusantara Logistik (BNL).

Langkah strategis pengambilalihan BIL ini bertujuan untuk memperluas dan mengonsolidasikan pilar layanan angkutan laut dalam portofolio jasa perusahaan. Selain itu, akuisisi ini juga akan memberikan WBSA kepemilikan pengendali atas PT Beruang Maritim Indonesia, sebuah entitas operasional yang bergerak di bidang pelayaran.

Sisa dana hasil penawaran umum perdana saham akan digunakan WBSA sebagai modal kerja. Dana ini vital untuk mendukung kegiatan operasional sehari-hari, menjaga likuiditas usaha, dan secara signifikan memperkuat kapasitas layanan logistik multimoda perseroan di tengah persaingan pasar yang ketat.

Masa penawaran awal atau bookbuilding telah dijadwalkan berlangsung dari 25 hingga 27 Maret 2026, dengan perkiraan tanggal pencatatan efek di BEI pada 10 April 2026.

Kinerja Keuangan dan Profil Perusahaan WBSA

Hingga September 2025, WBSA menunjukkan kinerja keuangan yang solid dengan mencatat pendapatan sebesar Rp 1,54 triliun, meningkat dari Rp 1,19 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba periode tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga melonjak menjadi Rp 24,39 miliar, dari Rp 1,54 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada akhir September 2025, total ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp 330,23 miliar, sementara liabilitas mencapai Rp 826,77 miliar. Dengan demikian, total aset WBSA berdiri kokoh di angka Rp 1,15 triliun, menunjukkan fundamental keuangan yang kuat menjelang pencatatan saham di BEI.

PT BSA Logistics Indonesia Tbk didirikan pada 2021 dan telah berkembang menjadi penyedia layanan logistik terintegrasi yang komprehensif. Layanan yang ditawarkan mencakup rantai pasok terpadu, mulai dari transportasi darat, freight forwarding (laut dan udara), hingga pergudangan dan penyimpanan, melayani kebutuhan logistik domestik maupun internasional.

Sebelum IPO, mayoritas saham WBSA dimiliki oleh Tiga Beruang Kalifornia Pte Ltd (TBK) sebesar 99,69% dan PT Permata Gandaria Indah (PGI) sebesar 0,31%. Pengendali perseroan adalah TBK, yang dikendalikan bersama oleh Andree sebagai Komisaris Utama WBSA dan Edwin Wibowo sebagai Direktur Utama WBSA.