IHSG Sepekan Berpeluang Menguat Terbatas, Data Ekonomi AS jadi Sorotan

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal berbalik arah menghijau pada pekan ini, 9-12 Februari 2026.

Diterbitkan 08 Februari 2026, 23:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat terbatas selama perdagangan saham sepekan. Rilis data ekonomi China dan Amerika Serikat (AS) akan menjadi katalis IHSG.

"Selama sepekan, kami mencermati pergerakan IHSG masih berpeluang menguat terbatas dengan area support 7.854 dan level resistance di 8.168,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana saat dihubungi Liputan6.com.

Ia mengatakan, sejumlah sentimen yang akan bayangi IHSG antara lain rilis data inflasi China, nonfarm payroll (NFP) dan inflasi Amerika Serikat. Selanjutnya investor masih mencermati perkembangan Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan downgrade outlook dari beberapa institusi asing ke depan. Seiring sentimen itu, Herditya menilai, investor dapat cenderung selective buy dan trading dalam jangka pendek.

Sentimen di Wall Street

Pada pekan ini, sejumlah data ekonomi bayangi wall street. Diawali dengan laporan pekerjaan Januari yang tertunda akan dirilis pada Rabu pekan ini. Ekonom prediksi 70.000 lapangan kerja nonpertanian tercipta bulan lalu. Sedangkan tingkat pengangguran tetap stabil di 4,4 persen.

Selain itu, data inflasi juga rilis Jumat pekan ini. Diperkirakan inflasi 0,3% dibandingkan bulan lalu.

Laporan lapangan kerja yang tertunda selama lima hari karena penutupan pemerintah singkat atau shutdown yang berakhir pada 3 Februari — muncul di tengah tanda-tanda pasar tenaga kerja AS masih berada di ambang tekanan minggu lalu. ADP melaporkan pada 4 Februari pemberi kerja swasta hanya menambah 22.000 lapangan kerja pada Januari, sekitar setengah dari yang diperkirakan para ekonom.

Survei Lowongan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS) dari BLS, yang dirilis Kamis, menunjukkan lowongan kerja pada Desember turun ke level terendah sejak puncak pandemi pada 2020, sementara data dari perusahaan penempatan kerja global Challenger, Gray & Christmas menunjukkan pengumuman PHK pada Januari mencapai level tertinggi untuk bulan tersebut sejak 2009.

"Dinamika perekrutan rendah dan pemecatan rendah yang telah mendominasi pasar tenaga kerja sebagian besar tahun lalu secara umum terus berlanjut pada Desember, dengan PHK tetap rendah dan pengangguran sebenarnya sedikit menurun," tulis ekonom senior Indeed, Cory Stahle, dalam sebuah email pada Kamis.

Kinerja IHSG Pekan Lalu

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot pada perdagangan saham 2-6 Februari 2026. Koreksi IHSG sepekan masih didorong dari sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan penurunan peringkat saham dan outlook peringkat utang Indonesia.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (7/2/2026), IHSG sepekan tersungkur 4,73% ke posisi 7.935,26. Koreksi IHSG ini lebih kecil dibandingkan pekan lalu. Pada pekan lalu, IHSG turun 6,94% ke posisi 8.329,60.

Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI merosot 4,69% menjadi Rp 14.314 triliun dari pekan lalu Rp 15.046 triliun.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG melemah 4,73% selama sepekan dipengaruhi sejumlah hal. Pertama, sentimen dari MSCI yang saat ini meminta beberapa persyaratan seperti free float dan transparan emiten-emiten di IHSG.

“Kedua, downgrade dari beberapa instituasi asing seperti UBS, Goldman Sachs dan Moody’s di mana dari sentimen-sentimen tersebut berimbas pada membesarnya outflow asing,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

 

Sentimen IHSG Lainnya

Faktor ketiga, rilis data inflasi Indonesia yang masih berada di level 3,55% Year on Year (YoY) dan juga Gross Domestic Product (GDP) atau Produk Domestik Bruto (PDB) yang berada di level 5,39% YoY pada kuartal IV 2025.

Di sisi lain, rata-rata frekuensi transaksi harian juga anjlok 28,62% menjadi 2,72 juta kali transaksi dari 3,82 juta kali transaksi. Data volume transaksi harian bursa terpangkas 31,75% menjadi 43,2 miliar saham dari 63,3 miliar saham pada pekan lalu. Rata-rata nilai transaksi harian juga susut 43,45% menjadi Rp 24,75 triliun dari pekan sebelumnya Rp 43,76 triliun.

Sementara itu, investor asing melepas saham Rp 1,13 triliun. Aksi jual ini lebih rendah dari pekan lalu Rp 13,92 triliun.

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • Negara dengan penduduk terbanyak di seluruh dunia. Negara ini telah berganti nama menjadi Republik Rakyat Tiongkok.
    Negara dengan penduduk terbanyak di seluruh dunia. Negara ini telah berganti nama menjadi Republik Rakyat Tiongkok.
    China
  • Perdagangan Saham
  • Data ekonomi
  • as