Libur Bursa Desember 2025, Cek Tanggalnya

Pada Selasa, (30/12/2025) merupakan perdagangan terakhir di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2025.

Diterbitkan 30 Desember 2025, 17:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah merilis kalender libur bursa 2025 termasuk pada Desember 2025. Terkait libur bursa Desember 2025, hari ini, Selasa (30/12/2025) merupakan hari terakhir perdagangan saham di BEI.

Seiring hal itu, libur bursa pada Rabu, 31 Desember 2025. Dengan demikian sepanjang Desember 2025, ada 20 hari bursa karena libur Natal, cuti bersama dan akhir pekan.

Berikut jadwal libur bursa pada Desember 2025 dikutip dari laman idx.co.id, Selasa (30/12/2025):

  • Kamis, 25 Desember 2025: Kelahiran Yesus Kristus (Natal)
  • Jumat, 26 Desember 2025: Cuti Bersama Kelahiran Yesus Kristus
  • Rabu, 31 Desember 2025: Libur Bursa

Selain itu libur bursa saat akhir pekan pada Desember 2025:

  • Sabtu, 5 Desember 2025
  • Minggu, 6 Desember 2025
  • Sabtu, 12 Desember 2025
  • Minggu, 13 Desember 2025
  • Sabtu, 19 Desember 2025
  • Minggu, 20 Desember 2025
  • Sabtu, 27 Desember 2025
  • Minggu, 28 Desember 2025

BEI juga telah menetapkan kalender libur bursa 2026. Pada Januari 2026, ada libur Tahun Baru 2026 Masehi pada Kamis, 1 Januari 2025 dan libur Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 16 Januari 2026. Selain itu juga ada libur akhir pekan pada Sabtu dan Minggu. Dengan demikian, sepanjang Januari 2026 ada 20 hari bursa.

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan terakhir di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 30 Desember 2025. IHSG hari ini ditutup menguat terbatas di tengah sektor saham consumer siklikal pimpin kenaikan.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,03% ke posisi 8.646,93. Indeks saham LQ45 melemah 0,64% ke posisi 846,57. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Pada perdagangan Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.663,66 dan level terendah 8.584,86. Sebanyak 346 saham menguat sehingga angkat IHSG. 317 saham melemah dan 146 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 2.607.631 kali dengan volume perdagangan saham 39,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 20,6 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.755.

 

Kata Analis

Dari 11 sektor saham, enam sektor saham menghijau. Sektor saham consumer siklikal naik 3,03%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham infrastruktur bertambah 2,04%, sektor saham keuangan menanjak 0,97%. Lalu sektor saham consumer nonsiklikal mendaki 0,51%, sektor saham properti bertambah 0,36%, sektor saham industri naik 0,19%.

Sementara itu, sektor saham kesehatan merosot 1,53%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham basic susut 1,17%, sektor saham teknologi melemah 0,98%, sektor saham energi terpangkas 0,19%, sektor saham transportasi susut 0,11%.

Pengamat pasar modal Reydi Octa menuturkan, investor pada hari terakhir perdagangan di BEI pada 2025 lebih wait and see seiring banyak investor yang tidak ingin posisi hold melewati masa libur panjang karena khawatir ada kejutan atau sentimen negatif saat hari libur.

“Sehingga jika investor portofolionya sudah ada keuntungan, investor bisa mengunci keuntungannya terlebih dahulu lalu mulai buyback pada awal tahun,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Ia menambahkan, pada hari ini juga ex date dividen dari BBRI dan ADRO sehingga menghambat IHSG.

Gerak Saham

Pada hari terakhir perdagangan di BEI pada 2025, harga saham AUTO merosot 0,37% ke posisi Rp 2.690 per saham. Harga saham AUTO dibuka naik 10 poin ke posisi Rp 2.710 per saham. Saham AUTO berada di level tertinggi Rp 2.710 dan level terendah Rp 2.670 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.266 kali dengan volume perdagangan saham 24.944 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,7 miliar.

Harga saham SMGR ditutup naik 0,76% ke posisi Rp 2.640 per saham. Saham SMGR dibuka stagnan di posisi Rp 2.620 per saham. Saham SMGR berada di level tertinggi Rp 2.670 dan level terendah Rp 2.610 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.739 kali dengan volume perdagangan 95.658 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 25,3 miliar.

Harga saham MMLP merosot 0,40% ke posisi Rp 498 per saham. Saham MMLP dibuka stagnan di posisi Rp 500 per saham. Harga saham MMLP berada di level tertinggi Rp 525 dan level terendah Rp 494 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.468 kali dengan volume perdagangan saham 5.419.658 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 314,3 miliar.

Harga saham BOGA ditutup stagnan di posisi Rp 1.115 per saham. Saham BOGA berada di level tertinggi Rp 1.120 dan level terendah Rp 1.060 per saham. Total frekuensi perdagangan 59 k ali dengan volume perdagangan 5.408 saham. Nilai transaksi Rp 575,1 juta.