Kapitalisasi Pasar Apple Tembus USD 4 Triliun Ikuti Nvidia dan Microsoft, Ini Sentimennya

Apple resmi menembus valuasi USD 4 triliun, menyusul Nvidia dan Microsoft yang lebih dulu mencapai tonggak tersebut.

Diterbitkan 29 Oktober 2025, 20:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Apple kembali mencetak rekor baru. Perusahaan teknologi asal Cupertino itu kini resmi memiliki valuasi senilai USD 4 triliun atau Rp 66.189 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.547), menyusul raksasa teknologi lain seperti Nvidia dan Microsoft yang lebih dulu mencapai tonggak tersebut pada awal tahun ini.

Dikutip dari CNN, Rabu (29/10/2025), saham Apple (AAPL) naik 0,1% pada Selasa waktu setempat. Penjualan iPhone 17 yang kuat memperpanjang momentum pemulihan tajam perusahaan. Performa Apple di pasar Tiongkok juga turut mendorong kenaikan ini, setelah sebelumnya sempat melemah.

Situasi ini berbanding terbalik dengan situasi di awal tahun ketika saham Apple sempat turun tajam. Berbagai kendala harus dihadapi perusahaan tersebut, mulai dari tarif Presiden Donald Trump, keterlambatan produk AI, hingga tekanan agar produksi iPhone dilakukan di dalam negeri. Kendala-kendala ini menyebabkan nilai pasar Apple menyusut hingga lebih dari USD 310 miliar hanya dalam satu hari perdagangan, pada April lalu.

Namun, kinerja terbaru Apple menunjukkan iPhone masih mampu menarik minat konsumen dan investor di Wall Street, meskipun unit AI dari perusahaan ini belum terlalu menonjol.

Sejauh ini, saham Apple naik sekitar 7% sepanjang tahun, masih jauh di bawah kenaikan 30,7% pada tahun lalu dan masih lebih rendah dibanding pertumbuhan pasar secara keseluruhan yang mencapai 17%.

Dilansir dari CNN, rekor baru ini hadir di pertengahan tahun yang luar biasa bagi perusahaan teknologi. Euforia AI berhasil mendorong valuasi perusahaan teknologi ke level tertinggi sepanjang sejarah.

 

 

 

Peran AI

Fakta bahwa Nvidia (penyedia chip AI terbesar) dan Microsoft (pemain besar layanan komputasi awan) telah lebih dulu mencapai valuasi USD 4 triliun, menunjukkan betapa pentingnya peran AI di pasar saham saat ini.

Apple sendiri sudah lama dikenal sebagai perusahaan dengan valuasi tertinggi di Wall Street. Pada Agustus 2018, Apple menjadi perusahaan pertama yang mencapai valuasi USD 1 triliun, disusul USD 2 triliun pada 2020, dan USD 3 triliun pada 2022, meskipun level itu baru ditutup pada Juni 2023.

Banyak analis meniliai Wall Street sedang berlomba-lomba memanfaatkan potensi teknologi baru ini, terutama karena banyak pihak meyakini AI bisa menjadi fondasi penting seperti halnya smartphone atau internet.

 

Apple Menemukan Momentum

Kini, teknologi tersebut mulai diintegrasikan ke berbagai sektor, seperti pekerjaan kantor hingga layanan kesehatan dan pendidikan.

Untuk saat ini, peran iPhone dalam mendorong pertumbuhan saham Apple masih belum tergantikan.

“Tampaknya Tim Cook dan timnya akhirnya menemukan momentum melalui iPhone 17, dan sekarang pasar tengah menunggu langkah besar Apple di bidang AI,” tulis analis Dan Ives dari Wedbush Securities dalam laporannya pada 20 Oktober.