Samator Indo Gas Hentikan Penawaran Umum Obligasi Senilai Rp 680 Miliar

PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), emiten yang bergerak di bidang perdagangan gas industri, menyampaikan pengumuman soal penghentian Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan III Tahun 2023.

Diterbitkan 16 September 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), emiten yang bergerak di bidang perdagangan gas industri, menyampaikan pengumuman soal penghentian Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan III Tahun 2023.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/9/2025) manajemen Samator Indo Gas menjelaskan pada 12 September 2025, perseroan memutuskan untuk tidak melanjutkan penghimpunan dana dari sisa plafon PUB Obligasi Berkelanjutan III.

PUB tersebut sebelumnya ditargetkan dapat menghimpun dana hingga Rp 750 miliar. Dari target tersebut, perseroan telah merealisasikan Rp 70 miliar melalui penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Samator Indo Gas Tahap I Tahun 2023 Seri A dan Seri B.

Dengan demikian, terdapat sisa plafon sebesar Rp 680 miliar yang sebenarnya masih berlaku hingga 28 September 2025, namun diputuskan tidak akan digunakan.

Manajemen menyatakan keputusan ini diambil karena perseroan akan memanfaatkan fasilitas pinjaman sindikasi yang masih tersedia. Fasilitas pinjaman tersebut dinilai sudah mencukupi kebutuhan pembiayaan ekspansi bisnis dan menjaga likuiditas perusahaan tanpa harus melanjutkan penerbitan obligasi dari sisa PUB.

Perseroan juga menegaskan, penghentian PUB Obligasi III ini tidak menimbulkan dampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Samator Indo Gas.

  

  

Samator Indo Gas Bagikan Dividen Rp 26,24 Miliar, Payout Ratio Naik Jadi 25%

Sebelumnya, PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp26,24 miliar kepada para pemegang saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 yang digelar di Jakarta pada awal Juni 2025.

Dividen tersebut setara dengan 25 persen dari laba bersih tahun buku 2024, meningkat dibandingkan rasio pembagian dividen (dividend payout ratio) tahun sebelumnya yang berada di angka 20 persen. Peningkatan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham di tengah transformasi strategis yang sedang berlangsung.

“Pembagian dividen ini menjadi bentuk apresiasi kami kepada pemegang saham atas kepercayaan dan dukungannya. Di saat yang sama, kami juga sedang menjalankan sejumlah transformasi besar untuk memperkuat kinerja dan struktur perusahaan secara keseluruhan,” ujar Presiden Direktur Samator Indo Gas, Rachmat Harsono, dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (15/6/2025).

Selain pembagian dividen, RUPST juga meresmikan perubahan jajaran manajemen dan pengurus perseroan. Beberapa posisi strategis kini diisi oleh tokoh perempuan, antara lain Imelda Harsono sebagai Wakil Direktur Utama, Noni Mulianti sebagai Direktur, dan Nini Liemijanto sebagai Komisaris. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen perseroan terhadap keberagaman dan kesetaraan gender di jajaran pimpinan.

 

Pondasi Digital

Di sisi lain, perusahaan juga tengah memperkuat pondasi digital melalui serangkaian inisiatif berbasis teknologi. Mulai dari sistem telemetri berbasis IoT, pelacakan silinder, ERP terintegrasi, hingga layanan Call Center yang sudah tersedia di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Langkah ini dinilai akan mempercepat pelayanan dan meningkatkan efisiensi operasional.

“Investasi kami dalam transformasi digital juga bertujuan untuk menciptakan nilai baru, baik bagi pelanggan maupun pemegang saham, termasuk pemanfaatan AI untuk pengambilan keputusan yang lebih cerdas,” ujar Rachmat.

Ke depan, Samator berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan secara strategis ke berbagai wilayah Indonesia, sejalan dengan target pertumbuhan jangka panjang perusahaan.