Liputan6.com, Jakarta - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) membukukan pertumbuhan penjualan dan laba bersih hingga semester I 2025.
Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (28/7/2025), PT AKR Corporindo Tbk mencatat pendapatan Rp 21,41 triliun hingga semester I 2025. Pendapatan tumbuh 14,83% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 18,65 triliun.
Beban pokok penjualan dan pendapatan mencapai Rp 19,46 triliun hingga semester I 2025. Beban pokok penjualan dan pendapatan ini naik 14,05% menjadi Rp 19,46 triliun hingga semester I 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 17,06 triliun.
Advertisement
Pencapaian di semester pertama 2025 menegaskan ketahanan model bisnis AKR dan komitmen kami terhadap keunggulan operasional, di tengah dinamika eksternal yang menantang,” ujar Presiden Direktur AKR Corporindo, Haryanto Adikoesoemoe dalam keterangan resmi.
Ia mengatakan, dengan mengelola portofolio terdiversidikasi dan investasi strategis, pihaknya akan memperkuat basis pendapatan berulang, mendorong pertumbuhan berkelanjutan serta menciptakan nilai panjang bagi pemegang saham.
“Pada semester pertama ini segmen perdagangan dan distribusi tetap menunjukkan kinerja yang kuat didukung oleh permintaan B2B dan jaringa ritel BP-AKR yang terus berkembang mencapai stasiun ke-70 pada Juli 2025,” ujar dia.
Ia menuturkan, investasi struktur storage untuk melayani kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan bahan kimia dasar pelanggan di Indonesia Timur yang sedang berlangsung.
"Visi jangka panjang kami di JIIPE juga membuahkan hasil. Dengan beberapa tenant yang telah beroperasi, termasuk pabrik smelter tembaga, kami melihat peningkatan tajam dalam pendapatan utilitas. Hal ini memperkuat strategi kami untuk membangun basis pendapatan yang berkelanjutan dan berulang,” kata dia.
Kinerja Laba
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3499494/original/021865400_1625220394-akra_1_WhatsApp_Image_2021-07-02_at_10.13.01.jpg)
Selain itu, Perseroan masih mencatat pertumbuhan laba bruto 29,03% menjadi Rp 1,95 triliun hingga semester I 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,58 triliun.Laba usaha tumbuh 29,03% menjadi Rp 1,48 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,14 triliun.
Seiring hal itu, laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk bertambah 22,52% menjadi Rp 1,18 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1 triliun.
Sementara itu, laba per saham naik menjadi Rp 59,79 hingga 30 Juni 2025 dari Juni 2024 sebesar Rp 50,82. Total ekuitas tercatat naik menjadi Rp 14,97 triliun hingga Juni 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 14,62 triliun.
Liabilitas Perseroan turun menjadi Rp 16,81 triliun hingga Juni 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 18,48 triliun. Aset Perseroan turun menjadi Rp 31,79 triliun hingga Juni 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 33,10 triliun.
Advertisement
Dividen Interim 2025
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277611/original/083761300_1672400408-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga.jpg)
Sebelumnya, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) akan membagikan dividen interim Rp 50 untuk tahun buku 2025.
Total dividen interim 2025 yang akan dibagikan itu sebesar Rp 989,98 miliar. Perseroan akan membagikan dividen interim itu sesuai keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 24 Juli 2025. Demikian mengutip dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (28/7/2025).
PT AKR Corporindo Tbk membagikan dividen interim 2025 itu mempertimbangkan data keuangan per 30 Juni 2025. Perseroan mencatat laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 1,18 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 9,83 triliun, dan total ekuitas sebesar Rp 14,97 triliun.
Berikut jadwal pembagian dividen interim 2025 antara lain:
- Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 5 Agustus 2025
- Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 6 Agustus 2025
- Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 7 Agustus 2025
- Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 8 Agustus 2025
- Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 7 Agustus 2025
- Tanggal pembayaran dividen pada 19 Agustus 2025
Pada perdagangan saham Senin, 28 Juli 2025 pukul 14.45 WIB, harga saham AKRA naik 6.05% ke posisi Rp 1.320 per saham. Harga saham AKRA dibuka bertambah 10 poin ke posisi Rp 1.250 per saham. Saham AKRA berada di level tertinggi Rp 1.330 dan terendah Rp 1.240 per saham. Total frekuensi perdagangan 13.558 kali dengan volume perdagangan 487.378 saham. Nilai transaksi Rp 63,5 miliar.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4995048/original/088256300_1730975735-Infografis_SQ_Efek_Donald_Trump_Menang_Pilpres_AS_ke_Perekonomian_Global.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3499496/original/097213200_1625220439-akra_2Utility_center_1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4456496/original/027132500_1686115429-Waskita_Karya_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8728818/original/064949100_1782817026-Foto_Bersama.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2408415/original/054935400_1542192174-Pasar-saham-Indonesia5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715476/original/043474700_1782806204-Ketua_Dewan_Komisioner_OJK__Friderica_Widyasari_Dewi-30_Juni_2026e.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715383/original/005748400_1782802853-IMG_5090.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487884/original/021638500_1769682066-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182431/original/081278300_1744088912-20250408-Perdagangan_Saham-AFP_3.jpg)