Sukses

Gelar KTT Y20 G20 Indonesia 2022, Pluang Harap Anak Muda Jadi Agen Perubahan Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Youth 20 (Y20) tahun ini, sehingga Pluang mendorong anak muda bisa menjadi agen perubahan dunia.

Hal tersebut disampaikan Pluang melalui siaran persnya, Kamis, 24 Februari 2022. Pluang merupakan salah satu perusahaan rintisan karya anak bangsa yang memiliki visi untuk membuka akses seluas-luasnya bagi para generasi muda untuk dapat berinvestasi secara bijak melalui diversifikasi kelas aset dan mengedepankan pendidikan finansial.

Acara KTT Y20 G20 ini akan dihadiri berbagai startup, salah satunya diwaliki oleh VP External Affairs Pluang Wilson Andrew dan Head of Corporate Communications Pluang Kartika Dewi.

Pluang berupaya mendukung program pemerintah dalam mendorong tingkat inklusi dan literasi keuangan di tanah air. Sebagai salah satu official partner Y20 Indonesia 2022, Pluang memberikan dukungan penuh untuk mendorong partisipasi dari kalangan anak muda Indonesia untuk menjadi agen perubahan dunia.

Saat ini, terdapat 64,5 juta jiwa anak muda di Indonesia (atau sekitar 24,5 persen dari populasi anak muda di seluruh dunia) yang berpotensi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain global di sektor ekonomi digital. Transformasi Digital sendiri merupakan topik pembahasan strategis bagi Indonesia dalam berbagai perundingan internasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, juga Co-Sherpa G20 Indonesia Dian Triansyah Djani telah resmi membuka Kick Off Meeting Y20 G20 di Indonesia secara virtual, Sabtu, 19 Februari 2022. Sebagai salah satu Engagement Group dari G20, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Youth 20 (Y20) akan

menghasilkan rekomendasi kebijakan, yakni Komunike Y20, yang akan diberikan kepada para pemimpin negara G20 pada saat closing ceremony Y20, yang pada tahun ini akan dilaksanakan di Bandung pada Juli 2022.

Acara ini merupakan event pembuka KTT Y20 2022 yang mempertemukan para delegasi Y20 dari seluruh negara anggota G20 untuk pertama kalinya, sekaligus menjadi forum diskusi bagi para delegasi untuk membahas 4 isu prioritas Y20 Indonesia 2022 yaitu Ketenagakerjaan Pemuda, Transformasi Digital, Planet yang Berkelanjutan dan Layak Huni, serta Keberagaman dan Inklusi.

Dalam pidatonya, Airlangga Hartarto menyampaikan sebagai forum para pemimpin masa depan, Y20 diharapkan dapat mendukung G20 dalam memperkuat sosial dan ekonomi antar negara anggota dalam rangka pemulihan bersama, memastikan kebijakan yang memungkinkan pertumbuhan yang inklusif, kuat dan berkelanjutan dalam konteks pemulihan yang lebih kuat.

"Pemuda adalah agen perubahan karena mereka paling adaptif terhadap perkembangan, melahirkan ide-ide inovatif dan cepat berinteraksi dengan keunggulan teknologi," kata Airlangga.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Kegiatan Y20

Perundingan yang sedang berlangsung dalam forum KTT Y20 Indonesia 2022 memberikan peluang bagi Indonesia untuk merumuskan posisi strategis yang dapat mengedepankan kepentingan domestik dan legitimasi internasional.

Hal senada disampaikan Zainudin Amali. Dia mendukung semua kegiatan dan inisiatif yang digagas oleh para pemuda sebagai pemimpin masa depan, yang memiliki banyak pemikiran dan ide kreatif untuk membantu terus berkembang dan bertahan dalam situasi pandemi ini.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar dan Utusan Tetap RI untuk PBB di New York, Dian Triansyah Djani yang juga sebagai Co-Sherpa G20 Indonesia ini menyatakan, Y20 merupakan

elemen penting dalam diskusi dan dalam proses pengambilan keputusan untuk memperjuangkan exit strategy yang komprehensif untuk keluar dari krisis pandemi COVID-19 yang telah melumpuhkan ekonomi dan pembangunan global.

“Y20 merupakan sebuah sarana diskusi bagi para pemuda di seluruh dunia untuk berdiskusi tentang beberapa topik yang agar tercipta gagasan-gagasan untuk melakukan suatu pembangunan dan tercipta solusi dari segala permasalahan yang melanda dunia”, kata Trian.

Co-Chair Y20 Indonesia 2022, Rahayu Saraswati mengatakan tema Y20 yang dibawa Indonesia tahun ini adalah “Dari Pemulihan ke Resiliensi: Membangun Kembali Agenda Pemuda Pasca COVID-19 yang sejalan dengan tema G20, yakni #PulihBersama ( #RecoverStronger ), #BangkitLebihHebat (#RecoverTogether )”. Dia mengatakan, selama dua tahun terakhir, kita telah dihadapkan dengan tantangan yang tidak pernah kita hadapi sebelumnya dalam hidup kita, namun kekuatan kita dalam empati, kreativitas, inovasi dan ketahanan telah membawa kita sejauh ini.

"Tidak ada yang bisa memungkiri bahwa pemuda/i memiliki andil besar dalam upaya pemulihan COVID-19”, kata Sara.

Indonesian Youth Diplomacy (IYD) adalah tuan rumah resmi untuk KTT Y20 Indonesia 2022, sesuai surat keputusan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. IYD yang merupakan Focal Point bidang Kepemudaan untuk Sherpa G20 Republik Indonesia ini telah melakukan rekrutmen delegasi Indonesia untuk KTT Y20 sejak 2010.

Ketua IYD, sekaligus Co-Chair Y20 Indonesia 2022 Michael Victor Sianipar menyampaikan terima kasihnya atas dukungan seluruh pihak yang sudah mendukung terlaksananya KTT Y20 2022. Pada kesempatan sesi Troika Panel Talk Show, pria yang akrab disapa Mike ini mengajak seluruh delegasi Y20 untuk berpikir tentang perubahan nyata dan kontinuitas,

“Saya berharap, kita dapat bekerja sama untuk memastikan bahwa apa yang didiskusikan dan diputuskan pada KTT Y20 tahun ini akan memberikan dampak yang signifikan," kata dia.

 

 

Reporter: Elizabeth Brahmana

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.