Sukses

IHSG Berpotensi Naik Terbatas, Cermati Saham Pilihan Ini

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat terbatas pada perdagangan saham Rabu (4/8/2021). Laporan keuangan emiten akan pengaruhi laju IHSG.

Kepala Riset PT Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi menuturkan, IHSG berpeluang menguat terbatas pada perdagangan Rabu pekan ini, IHSG akan bergerak di kisaran 6.101-6.160. Ia mengatakan, hasil laporan keuangan emiten masih akan menjadi fokus investor.

“Pergerakan IHSG terkonfirmasi kuat di atas level moving average lima hari dan bergerak menuju upper Bollinger bonds pada kisaran level 6.160,” ujar dia dalam ulasannya.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya menuturkan, perkembangan pergerakan IHSG masih akan diwarnai oleh hasil kinerja emiten semester I 2021.

William mengatakan, kinerja emiten masih terus dibayangi oleh situasi perekonomian yang belum pasti dan tantangan yang mesti dihadapi.

"Gerak IHSG masih akan berada dalam fase konsolidasi dengan potensi tekanan yang masih terlihat lebih besar dibandingkan kemampuan naik. Hari ini IHSG berpotensi tertekan,” kata dia.

William prediksi, IHSG akan bergerak di kisaran 6.007-6.202 pada pekan ini.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Saham Pilihan

Untuk saham pilihan, William memilih saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA)

Lalu ada saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Summarecon Agung Tbk (ASRI), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).

Adapun saham-saham yang menjadi pilihan Lanjar untuk dicermati antara lain saham PT Ace Hardware Tbk (ACES), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

Selain itu, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Slioam Hospital Tbk (SILO).