Sukses

IHSG Parkir di Zona Hijau, Investor Asing Borong Saham BBCA hingga KLBF

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga sesi dua perdagangan saham Selasa (3/8/2021). Hal ini juga didukung dari aksi beli investor asing dan nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat.

Pada penutupan perdagangan, IHSG menguat 0,56 persen ke posisi 6.130,57. Indeks saham LQ45 naik 1,01 persen ke posisi 838,53. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.142,51 dan terendah 6.1015,11. Sebanyak 244 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 269 saham melemah dan 137 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 1.529.657. Total volume perdagangan 26,5 miliar saham dan nilai transaksi Rp 13,4 triliun.  Secara sektoral, sebagian besar indeks sektor saham menguat. Indeks sektoral IDXTrans naik 1,68 persen dan catat penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXFinance menguat 1,22 persen dan indeks sektoral IDXindustry menanjak 1,36 persen.

Sedangkan indeks sektoral saham yang melemah antara lain indeks sektoral IDXenergy turun 0,40 persen, indeks sektoral IDXproperty melemah 0,28 persen dan IDXHealth susut 0,14 persen.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham PEGE naik 35 persen

-Saham BKSWA naik 25 persen

-Saham BBSI naik 24,72 persen

-Saham MSIN naik 24,46 persen

-Saham BACA naik 22,69 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham TIRA turun 7 persen

-Saham SLIS turun 6,98 persen

-Saham DGIK turun 6,98 persen

-Saham NICL turun 6,98 persen

-Saham GSMF turun 6,98 persen

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBCA senilai Rp 167,2 miliar

-Saham ASII senilai Rp 92,3 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 36,9 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 25,1 miliar

-Saham KLBF senilai Rp 17,8 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham ARTO senilai Rp 39,2 miliar

-Saham BFIN senilai Rp 27,1 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 25,3 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 23,8 miliar

-Saham AMRT senilai Rp 20,8 miliar

4 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia bervariasi. Indeks Hang Seng turun 0,16 persen, indeks Nikkei susut 0,50 persen, indeks Shanghai tergelincir 0,47 persen dan indeks Singapura susut 0,47 persen.

Sementara itu, indeks Korea Selatan Kospi menguat 0,44 persen, indeks Thailand naik 0,75 persen dan indeks Taiwan mendaki 0,29 persen.