January Effect Bawa IHSG Bertahan di Zona Hijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguat pada perdagangan Rabu.

Diterbitkan 06 Januari 2016, 06:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguat pada perdagangan Rabu. Pasalnya, hingga kini belum tampak sentimen negatif penekan indeks saham.

Analis PT Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe mengatakan, penguatan juga didorong oleh tren awal tahun. Dalam hal ini, pelaku pasar akan lebih agresif akumulasi saham.

"Sentimen yang jelek sudah nggak ada, January effect," kata dia kepada Liputan6.com, Jakarta, Rabu (6/1/2015).

Baca Juga

  • IHSG Berpeluang Lanjutkan Koreksi
  • Aksi Borong Investor Asing Bikin IHSG Naik ke 4.557,82
  • IHSG Menguat Tipis di Awal Sesi

Dia mengatakan, secara psikologis kondisi indeks saham masih baik karena tidak menembus level 4.500. "Kekhawatiran sudah hilang, selama 4.500 belum tembus, aman," tambahnya.

Dia mengatakan IHSG berada pada level support 4.500 dan resistance pada level 4.650.

PT Sinarmas Sekuritas memprediksi IHSG bakal menguat. IHSG bakal bergerakan pada level support 4.525 dan resistance 4.592.

Kiswoyo merekomendasikan akumulasi saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).

Sinarmas Sekuritas memilih PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI). (Amd/Zul)

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • Prediksi Saham